-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Terkait Polemik SDN Pondok Cina 1

Selasa, 03 Januari 2023 | 21.20 WIB | 0 Views Last Updated 2023-01-03T14:21:05Z
Kolose photo : Wali kota Depok, Mohammad Idris dan Deolipa Yumara terkait polemik SDN Pondok Cina 1, Depok
Depok (depoKini) - Jakarta,3 Januari 2023, - Sukarelawan dan sejumlah orangtua murid SDN Pondok Cina 1, Depok, dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/1/2023). Mereka akan diperiksa sebagai saksi pelapor atas laporan terhadap Wali Kota Depok Muhammad Idris, yang dilayangkan pengacara Deolipa Yumara.

"Hari ini panggilan pemeriksaan untuk sukarelawan dan orangtua murid SDN Pondok Cina 1," ujar Deolipa saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Deolipa, ada tiga orang yang akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait polemik SDN Pondok Cina 1. Mereka bakal menjalani pemeriksaan mulai pukul 13.00 WIB.

Deolipa pun memastikan akan turut hadir mendampingi para saksi dalam proses pemeriksaan tersebut. "Ada perubahan jadwal dari jam 10.00 WIB, dirubah, jadinya jam 13.00 WIB. Saya akan mendampingi," kata Deolipa.

Sebagai informasi, Deolipa Yumara melaporkan Wali kota Depok, Mohammad Idris ke Polda Metro Jaya terkait polemik relokasi SDN Pondok Cina 1. Laporan terhadap Idris teregistrasi dengan nomor LP/B/6354/XII/2022/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 13 Desember 2022. Dalam laporannya, Deolipa menerangkan bahwa para siswa SDN Pondok Cina 1 tidak dapat bersekolah sejak 13 November 2022 sampai 13 Desember 2022. Bersamaan dengan itu, Pemerintah Kota Depok tidak menyediakan guru atau tenaga pengajar untuk kegiatan belajar mengajar para siswa.

Atas dasar itu, Idris dilaporkan melanggar Pasal 77 juncto Pasal 76A Butir a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Tak lama setelah pelaporan, Wali Kota Depok menunda rencana relokasi, Wali Kota Depok Muhammad Idris mengumumkan rencana pembebasan lahan SDN Pondok Cina 1 yang bakal di alih-fungsikan untuk pembangunan masjid raya ditunda. Menurut Idris, dinamika sosial yang berkembang di SDN Pondok Cina 1 turut menjadi alasan dalam memutuskan penundaan itu.

"Pembangunan masjid di (lahan) SDN Pondok Cina 1 untuk sementara ditunda sampai dengan seluruh siswa SDN Pondok Cina 1 dapat direlokasi ke satu sekolah, yakni SDN Pondok Cina 5," terang Idris dalam keterangan resmi.

Dalam keputusannya itu, Idris mengatakan, Pemkot Depok telah mengizinkan kegiatan belajar mengajar kembali digelar dan difasilitasi guru di SDN Pondok Cina 1.

"Bagi siswa SDN Pondok Cina 1 yang masih belajar di lokasi tetap akan difasilitasi belajar mengajar (sediakan guru) di lokasi," kata Idris.

Lalu lanjutnya "Siswa SDN Pondok Cina 1 yang saat ini sudah melaksanakan relokasi di SDN Pondok Cina 3 dan SDN Pondok Cina 5 diperkenankan untuk memilih atau kembali ke SDN Pondok Cina 1 sesuai kenyamanan para siswa," sambung Idris.
(MasGatot).

Iklan

×
Berita Terbaru Update