-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Iklan

Konspirasi Ekonomi Bisnis hingga Konspirasi Ghaib

Minggu, 02 Oktober 2022 | 23.07 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-14T21:27:21Z
Depok (depoKini) - Dari Konspirasi WTO sudah sangat jelas, bahwa Indonesia sang Pemilik SDA mau dikangkangi oleh Gerombolan Pembeli (konsumen) yang ingin harga nikel tetap murah.

Indonesia adalah "Pusat Bahan Mentah Dunia" serta sekaligus "Pasar Potensial", bersikaplah bijak untuk membela bangsamu sendiri, dan jangan jadi penghianat bangsa, dengan menyudutkan para pemimpin yang menjalankan kebijakan berdasarkan Pancasila dan nyawa dari UUD 45 itu sendiri.

Indonesia itu adalah "Tanah Impian" bagi semua bangsa di Dunia. Sehingga negara² konsumen SDA (Bahan Mentah) dari Indonesia, melancarkan segala daya upaya, dengan membuat GEROMBOLAN KONSPIRASI, dengan berbagai jurus, mulai dari HAM, Kesetaraan Gender, dll, hanya agar Indonesia terpojok di mata dunia. Yang notabene di negara lain, seperti HAM, dll, tidak diterapkan.

Jika di Indonesia melakukan hukum mati, yang jelas² untuk menghukum pelaku kejahatan yang extra ordinary, semua negara "Gerombolan Konspirasi" ramai² menyudutkan Indonesia.

Tapi saat TKI kita dihukum pancung yang tidak manusiawi, meskipun TKI kita dalam posisi membela diri, atas perilaku "Sang Pemberi Kerja" yang memperkosanya. "Gerombolan Konspirasi" diam saja.

Orang Indonesia itu sebenarnya keturunan orang² cerdas, tapi terlalu tidak enakan, ditambah sikap sengkretis-nya, sehingga membuat "Gerombolan Konspirasi" dengan Serta Merta membuat SERANGAN KONSPIRASI dari semua sisi.

Berawal dari pengamatan saya sekitar 12 tahun lalu, bahwa salah satu Gerombolan Konspirasi tersebut, dipimpin oleh kerjasama yang erat antara Arab Saudi dan Amerika Serikat, yang saya namakan Gerombolan DUO AS, yang saya share ke WAG² teman² politik saya, dan tidak ada satu pun yang percaya.

Ada pepatah "Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga", akhirnya seperti peristiwa demi peristiwa, mulai dari Osama bin Laden, hingga sebut saja seperti 212, dan berbagai episodenya, menjadi pelajaran penting bagi kita semua.

Selain Duo AS, mereka membentuk banyak grup² antar negara, hanya untuk membuat Indonesia porak-poranda, sehingga mereka dengan mudah dapat merampok berbagai macam "Bahan Mentah" dari Indonesia. 

Kalau bahan mentah fisik, mungkin mudah kita mencernanya, tapi bagaimana dengan bahan mentah non-fisik, hingga hal² ghaib... Nah!

Untuk yang non-fisik, seperti Kekuatan Bela Diri orang-orang Nusantara contohnya, yang menjadi inspirasi bangsa² di dunia. 

Menurut Donald Frederick Draeger ( 15 April 1922 – 20 Oktober 1982), pakar seni beladiri Asia dan seorang marinir Amerika. Bela Diri Nusantara Sudah Ada Sejak 15.000 tahun SM, artinya saat dunia masih gelap, kita sudah menjadi pelopor beladiri. (Ref: Perpustakaan Tanah Impian).

Menurut Draeger kuda² ilmu beladiri seluruh dunia meniru Pencak Silat, tapi kita sendiri, lama melecehkan ilmu beladiri Leluhur kita sendiri. Tanpa disadari, orang² selain orang Nusantara, selalu melihat sesuatu, dari sisi ekonomi dan bisnis.

Mereka ramai² meniru Pencak Silat, dan lalu mereka kembangkan, dan klaim menjadi ilmu beladiri bangsanya sendiri, untuk mereka pasarkan ke negri lain, lucunya termasuk laku di Indonesia. Dengan pola, "gratis di awal, bayar kemudian", sekaligus berjualan berbagai asesorisnya, seperti baju khusus untuk latihan, dll. Jadi bagi mereka "Pencak Silat adalah Bahan Mentah", yang mereka modifikasi, lalu mereka jual.

Singkat kata, bangsa² lain datang ke Nusantara hanya untuk meniru, mengambil, dan memodifikasi semua yang ada, lalu dijual kembali ke Indonesia, dengan cara "gratis di awal, bayar kemudian"

Pola di atas, selalu berulang. 

Ilustrasinya, kalau Gajah Mada (Abad 13) tidak di-stop, mungkin kini Dunia sudah dibawah kekuasaan Indonesia. Munculah gerakan Walisongo - yang tidak satupun Pribumi (Abad 13 dengan bonekanya Raden Patah YTPHN, yang menjatuhkan bapaknya sendiri).

Hancurnya Majapahit, adalah harapan dunia. Sebab, jika Majapahit bisa menguasai dunia, maka jika tidak ada penghianat seperti Raden Patah YTPHN dalam tubuh kerajaan, maka Indonesia menjadi Pemimpin Dunia yang berkepanjangan, karena hampir semua SDA dan SDM (Ilmiah hingga ghaib) kita miliki.

Sebelum adanya Nuklir, hanya kekuatan ghaib yang bisa menembus batas, dan itu talentanya dimiliki hampir semua orang Nusantara.

Untuk menangkal Talenta Kekuatan Ghaib (sebagai Paranormal) oleh bangsa ini, maka Inggris yang mempunyai pengaruh besar terhadap kerajaan Arab Saudi, berkolaborasi membuat opini, sehingga membuat orang² di Indonesia malu dan takut untuk mengakui bahwa dirinya memiliki talenta tersebut, apalagi untuk mengasahnya.

Hanya orang² yang sadar diri akan kekuatannya, serta yang sadar akan bela negaralah yang masih tetap Olah Jiwa, walaupun mungkin masih secara diam², untuk melestarikan Kearifan Lokal bangsanya.

Kalau kita berfikir dua kali, mengapa di Inggris banyak sekali komunitas "Ghostbuster", dan kalau orang Inggris tidak percaya kekuatan ghaib, mengapa Harry Potter begitu digandrungi, yang masing² tokohnya memiliki kekuatan ghaib.

Saking percayanya dengan kekuatan ghaib di uang dolar Amerika ada gambar Mata Satu.

Di Amerika bahkan "Paranormal Activity"  dijadikan Film Seri TV. The Wild Hunt di Wuotis Heer ("Tentara Wuodan") dari Swiss Tengah, Jerman, dll.

Ghost Hunter Internasional (GHI) adalah tim peneliti paranormal yang menggunakan teknik ilmiah.

Nah, ditambah penelitian kecil saya, selama di Eropa, mereka mengakui ilmu ghaib yang termasuk terkuat di dunia adalah dari Indonesia.

Sebelum Anda bertanya, mengapa kita kalah dengan Belanda, lagi² adanya penghianatan diantara masyarakat kita sendiri. (ini perlu sesi sendiri hehehe)

Intinya para Gerombolan Konspirasi di atas, berusaha keras untuk memecah belah pola pikir kita.

Ingat, saat pawang hujan "Rara Istiani Wulandari" beraksi di sirkuit Mandalika, dunia heboh dibuatnya.

Orang yang pola pikirnya sudah terkooptasi dengan nilai kebarat-baratan, pasti nyinyir dengan mengatakan hal-hal yang Buruk.

Tapi orang yang berfikir jernih, aksi Rara adalah show of Force dari benteng pertahanan kita, selain menggunakan alutsista moderen.

Kalian yang nyinyir, pasti tidak pernah berfikir, kalau negara² kuat, menggunakan kekuatan ghaibnya, sebelum mereka menurunkan alutsista moderennya, yang begitu mahal biayanya.

Semoga kalian yang nyinyir mengenai talenta ghaib yang ada di Bumi Ibu Pertiwi ini, tidak lagi nyinyir, seolah kalian mewakili negara musuh, untuk melemahkan bangsamu sendiri.... Ingat itu namanya penghianat.(SSM)

Artikel ini pernah diunggah di Warta WA Terkini


Foto : Istimewa

Iklan

×
Berita Terbaru Update