Home » , » Peringatan Dini BMKG Cuaca Ekstrem di Indonesia Hari ini, Selasa 24 Desember 2019

Peringatan Dini BMKG Cuaca Ekstrem di Indonesia Hari ini, Selasa 24 Desember 2019

Gambar ilustrasi cuaca ekstrim di Indonesia (istw)
Jakarta, (Depokini)- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam laman resminya, BMKG menyebutkan peringatan dini cuaca ekstrem ini mulai berlaku pada Selasa (24/12/2019).

BMKG menyebutkan, terdapat taifun Phanfone di Samudera Pasifik timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 35 knot dan arah gerak ke barat hingga barat laut.

Sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Utara (925/900mb), yang dikhawtirkan menghambat aliran massa udara basah dari Asia (aktivitas monsun Asia), terutama untuk wilayah Kalimantan Barat.

Kemudian terdapat sirkulasi siklonik di Jawa Timur (925/700mb) dan Papua (925/800mb).

Konvergensi yang terbentuk memanjang dari Sumatera Barat hingga Samudera Hindia barat Sumatera, dari Bengkulu hingga Selat Karimata bagian selatan, Sulawesi Barat hingga Maluku Utara, lalu perairan Selatan Bali hingga Jawa Timur dan Papua.

Daerah belokan angin terdapat di Kalimantan Barat dan Jawa Tengah.

Berikut, sejumlah wilayah yang terdampak cuaca ekstrem, yang dikutip dari laman bmkg.go.id :

Wilayah yang berpotensi hujan lebat adalah :
Sumatera Barat,
Bengkulu, Jawa Barat, 
Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, 
Sulawesi Tengah, serta wilayah Papua Barat.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang, kilat/petir adalah :
Aceh, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, 
Lampung, Jabodetabek, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, 
Kalimantan Barat, 
Kalimantan Utara, 
Kalimantan Timur, 
Kalimantan Selatan, dan Papua.

Prediksi Ketinggian Gelombang di Wilayah Indonesia :

Area Perairan Dengan Gelombang Tenang (0.1 - 0.5 m) akan terjadi di :
Laut Seram bagian timur, Perairan Buru,
Perairan Ambon - Lease, Perairan selatan Seram, Laut Banda utara bagian barat, Laut Banda utara bagian timur, Laut Banda selatan bagian timur, Perairan Babar, Perairan Tanimbar, Perairan Kai, Perairan Aru, Laut Sumbawa, Selat Alas bagian utara, Perairan utara Sumbawa, 
Perairan Karimun Jawa, Perairan Brebes - Pemalang, Perairan Pekalongan - Kendal, 
Perairan Semarang - Demak, Perairan Jepara, Perairan Pati - Rembang, Perairan Pontianak - Mempawah, Perairan Ketapang, Perairan Kendawangan, Perairan Amamapare - Agats bagian barat, 
Perairan Amamapare - Agats bagian selatan,
Laut Arafuru timur,  Kepulauan Aru, 
Perairan Yos Sudarso bagian utara,
Perairan Yos Sudarso bagian selatan,
Perairan Teluk Tolo bagian barat, 
Perairan Teluk Tolo bagian timur, Perairan Manui Kendari bagian barat, Perairan Manui Kendari bagian timur, 
Laut Banda timur Sulawesi Tenggara bagian utara, Laut Banda timur Sulawesi Tengara bagian timur, 
Laut Banda timur Sulawesi Tenggara bagian barat, Perairan Bau-bau bagian utara,
Perairan Bau-bau bagian selatan, Perairan utara Wakatobi bagian barat, Perairan utara Wakatobi bagian timur, Perairan selatan Wakatobi bagian barat, Perairan selatan Wakatobi bagian timur, Laut Banda timur Sulawesi Tenggara bagian selatan, Laut Jawa bagian selatan Bawean, Perairan Tuban - Lamongan, 
Perairan Gresik - Surabaya, Perairan utara Madura, Perairan Sapudi, Selat Madura bagian timur, 
Teluk Jakarta, 
Perairan Karawang - Subang, Perairan Indramayu - Cirebon,
Selat Makassar bagian selatan, 
Perairan Pare - pare,
Perairan Spermonde Pangkep bagian barat,
Perairan Spermonde Pangkep,
Perairan Spermonde Makassar bagian barat,
Perairan Spermonde Makassar, Perairan Sabalana, Perairan timur Selayar, Laut Flores bagian utara,
Laut Flores bagian barat, Perairan Bonerate - Kalaotoa bagian utara, Perairan Bonerate - Kalaotoa bagian selatan, Laut Flores bagian timur, 
Selat Malaka bagian utara, Perairan Sabang - Banda Aceh serta Perairan Lhokseumawe.

Area Perairan Dengan Gelombang Rendah (0.5 - 1.25 m) akan terjadi di : 
Perairan utara Flores, Selat Sape bagian utara, Selat Sumba bagian timur, Selat Flores - Lamakera, Selat Alor - Pantar, Selat Ombai
Perairan utara Kupang - Rote, Selat Wetar
Perairan Raja Ampat - Sorong, Perairan Misool, Perairan Sorong bagian selatan, Teluk Bintuni,
Perairan Fak-Fak,
Perairan Kaimana,
Perairan Bacan, Perairan Obi, Teluk Kau, Teluk Weda, 
Perairan timur Obi,
Perairan Sula bagian utara, Perairan Sula bagian selatan, Perairan Kota Baru bagian barat, 
Perairan Kota Baru bagian timur, 
Perairan Balikpapan, 
Selat Makassar bagian tengah, 
Perairan Sulawesi Barat, Perairan Samarinda - Bontang, 
Selat Makassar bagian utara, Perairan barat Sulawesi Tengah, Perairan Kalimantan Utara, Laut Seram bagian barat, Laut Banda selatan bagian barat
Perairan Sermata - Leti, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Bali, Selat Bali bagian utara, Selat Lombok bagian utara, Perairan Kalimantan Tengah bagian barat, Laut Jawa bagian tengah, 
Perairan selatan Anambas, Perairan selatan Natuna - Pulau Midai, Laut Natuna, Perairan Singkawang - Sambas,
Perairan Kepulauan Karimata, Perairan barat Sumatera Barat, 
Perairan utara Siberut,
Perairan timur Siberut
Perairan timur Sipora,
Perairan timur Pagai, 
Selat Sunda bagian utara, Perairan Riau,
Perairan Batam, Perairan Bintan,
Perairan Lingga, Selat Berhala, Perairan utara Bangka, Perairan Sukabumi - Cianjur, Perairan Garut - Pangandaran, 
Perairan Cilacap,
Perairan Kebumen - Purworejo, Perairan Yogyakarta, Laut Arafuru bagian timur, 
Perairan Merauke,
Laut Arafuru selatan Merauke, Teluk Lampung bagian utara, Perairan timur Lampung bagian selatan, Perairan timur Lampung bagian utara, Selat Bangka bagian selatan, Selat Bangka bagian utara, Perairan Banggai bagian utara
Perairan Banggai bagian selatan, Perairan Kalimantan Tengah bagian timur, 
Laut Jawa bagian utara Bawean, Laut Jawa bagian barat Masalembo, Laut Jawa bagian timur Masalembo, Perairan Kangean, Selat Madura bagian barat,
Perairan selatan Biak,
Teluk Cenderawasih,
Selat Karimata bagian utara, Selat Gelasa
Perairan utara Belitung, Perairan selatan Belitung, Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa bagian barat, Perairan utara Banten, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan utara Sulawesi Utara, Laut Sulawesi bagian tengah, Laut Maluku bagian selatan, Perairan barat Selayar
Teluk Bone bagian utara, Teluk Bone bagian selatan, Perairan utara Sabang
Selat Malaka bagian tengah, Perairan Meulaboh - Sinabang, dan Perairan Nias - Sibolga.

Area Perairan Dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m) akan terjadi di:
Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian utara, Laut Sawu bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba - Sabu, Perairan selatan Kupang - Rote, 
Samudera Hindia selatan Kupang - Rote, 
Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Manokwari, Samudera Pasifik utara Halmahera bagian selatan, Perairan Halmahera Barat bagian utara, Perairan Loloda, Perairan Ternate - Batang Dua, 
Perairan Morotai bagian utara, Perairan Morotai bagian selatan, Laut Halmahera, Perairan timur Halmahera, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, 
Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia selatan Bali, 
Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan NTB, 
Laut Natuna Utara, 
Perairan utara Anambas, Perairan barat Natuna, Perairan utara Natuna, Perairan Subi - Serasan, 
Perairan barat Pagai,
Perairan barat Sipora,
Perairan barat Siberut,
Samudera Hindia barat Mentawai, 
Perairan Bengkulu, 
Perairan timur Enggano, Samudera Hindia barat Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, 
Perairan selatan Banten, Samudera Hindia selatan Banten, Samudera Hindia selatan Jawa Barat, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat, Teluk Lampung bagian selatan, Samudera Hindia barat Lampung, 
Perairan selatan Jawa Timur, Samudera Hindia selatan Jawa Timur, Perairan barat Biak, Perairan utara Biak, Perairan timur Biak, Perairan Jayapura - Sarmi, 
Samudera Pasifik utara Jayapura, 
Laut Sulawesi bagian barat, Laut Sulawesi bagian timur, 
Perairan Sangihe,
Perairan Talaud,
Perairan Sitaro
Perairan Bitung - Likupang, Laut Maluku bagian utara, 
Perairan selatan Sulawesi Utara, Teluk Tomini bagian timur, Teluk Tomini bagian barat, Perairan barat Aceh, Samudera Hindia barat Aceh, lalu 
Samudera Hindia barat Nias.

Area Perairan Dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m) akan terjadi di : Samudera Pasifik utara, Papua Barat, Halmahera bagian utara dan Biak.
(MasGatot)

Terimakasih sudah membaca & membagikan link Depok Kini - Depok Terkini

Sebelumnya
« Prev Post
Selanjutnya
Next Post »

Depok Terkini