Selasa, 19 Februari 2019

Rakornas APSAI : Wujudkan Keterlibatan Perusahaan Beri Pemenuhan Hak Anak

Ima Halimah (ketiga dari kiri) utusan Pemkot Depok pada Rakornas APSAI 2019
Jakarta, (Depokini) - Rapat koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) digelar di  Pullman Hotel, Jakarta, pada Senin (18-2-2019).

Kegiatan ini dihadiri pengurus APSAI se-Indonesia dan perwakilan DPPPA Provinsi maupun kabupaten/kota yang sudah terbentuk APSAI.

Saat ini sudah lebih dari 500 perusahaan yang mendeklarasikan diri bergabung dalam APSAI yang dibentuk sejak 2011 dan diinisiasi Kementerian PPA) yang saat itu dijabat Linda Gumelar.

Komitmen mewujudkan perusahaan layak anak, yang tentunya akan berkontribusi pada pemenuhan indikator Kota Layak Anak dan perusahaan layak anak dalam hal perlindungan dan tumbuh kembang anak.

Linda Gumelar memaparkan tantangan anak yang kian kompleks, sehingga dibutuhkan banyak pihak untuk berkolaborasi menciptakan ruang tumbuh kembang anak yang aman dan edukatif.

Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Prof Dr Yohanna memberikan pandangan perlindungan anak di dunia tertujukan  pada Anak Perempuan yang memang harus mendapatkan perhatian khusus.

Ketua APSAI Kota Makassar, Hatta Alwi Hamu, menjelaskan, keberadaan APSAI adalah upaya mewujudkan keterlibatan perusahaan dalam memberikan pemenuhan hak atas anak , dimana rakornas 2019 dengar pandang dari setiap daerah, sebagaimana di lansir dari Fajar.com.

APSAI kota Depok tidak hadir dalam kegiatan Rakornas, namun sebagai wujud partisipasi dan dukungan  Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengutus, Ima Halimah, 
Kasi Tumbuh kembang dan Perlindungan Anak
Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) kota depok untuk mengikuti Rakornas APSAI. Ima Halimah, hadir sebagai utusan PemKot Depok. 

Menurutnya,  Rakornas APSAI merupakan kegiatan sangat baik, yang dapat memberikan gambaran tentang arah APSAI, khususnya APSAI Kota Depok, yang insya allah akan dikukuhkan pada akhir februari ini.
Sementara itu, Sekretaris APSAI Kota Makassar, A Hidayat yang hadir bersama dengan pemerintah kotanya,  juga memberikan saran dan masukan agar dalam pemberian reward Pelangi penyusunan standar harus objektif sehingga mampu memberikan nilai sebuah award yang membanggakan bagi perusahaan dan atau kalangan dunia usaha.
(MasGatot)