Senin, 30 Juli 2018

Sketsa Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Depok, di sebar Polisi

Sketsa terduga pelaku kekerasan seksual di depok. (dok. Istimewa)
Depok, (Depokini) -  Polisi telah merampungkan sketsa terduga pelaku kekerasan seksual disertai ancaman pembunuhan terhadap SN (21).

Paur Humas Polresta Depok Ipda I Made Budi mengatakan Sat Reskrim Polresta Depok kembali menggandeng Tim Inafis Mabes Polri dalam membuat sketsa.

"Sketsa terduga pelaku sudah jadi. Kami minta bantuan Tim Inafis Mabes Polri untuk menyelesaikan sketsa ini. Semoga pelaku segera berhasil ditangkap," kata Made saat dihubungi wartawan di Cimanggis, Depok, Minggu (29/7/2018).

Guna mempercepat penangkapan pelaku, Polresta Depok telah menyebar sketsa itu ke sejumlah tempat publik.

Masyarakat yang memiliki informasi tentang terduga pelaku diharapkan dapat segera memberikan informasi kepada polisi.

"Sketsa sudah disebar ke sekitar lokasi, juga di sekitar Jalan Raya Margonda, sudah dari tiga hari yang lalu disebarnya," ujar Made. 

Dalam sketsa itu, SN menyatakan sosok yang terukir memiliki kemiripan hingga baik sekali.

Hal ini terlihat dari kolom baik sekali yang telah dicentang dan ditandatangani sosok yang mengalami trauma berat itu.

Sebagaimana diberitakan Sebelumnya, SN menjadi korban kekerasan seksual pada Minggu (15/7/2018) sekira pukul 06.30 WIB saat melintas di Gang Swadaya II, Kelurahan Tugu, Cimanggis.

Kala itu ia sedang menjajakan makanan ringan seperti donat, tahu, panada, dan risol yang merupakan rutinitas harian sebelum pergi ke kampusnya.

Baru lima belas menit berdagang ia bertemu dengan pelaku yang berusia sekira 25 tahun, tinggi sekira 170 sentimeter.

Pelaku mengenakan jaket hitam, celana panjang dan mengemudikan sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam keluaran lama tanpa mengenakan helm.

Sejak awal, pelaku yang berhasil meloloskan diri itu sudah menatap tajam ke SN yang masih sibuk menenteng dua boks berukuran sedang di kedua tangannya.

Pelaku sempat dua kali meraba payudara SN sebelum turun dari motor dan memperlihatkan kelaminnya.

Saat SN berupaya melarikan diri, pelaku menempeleng kepala korban dan mengancam akan membunuhnya.

"Dia bilang, 'Aku bunuh kamu!' sambil menempeleng kepala saya ke bawah sampai saya mau jatuh, mungkin karena saya mau lari makannya dia memukul kepala saya," kata SN kala itu. 
(MasGatot)