Senin, 27 Agustus 2018

50 "Pak Ogah" Depok dibina Jadi Mitra Polisi, bantu urai kemacetan

Pak Ogah, Mitra Polisi berpose bersama (istimewa) 
Satlantas Polresta Depok memberdayakan 'Pak Ogah' untuk mengatur lalu lintas. Saat ini ada 50 'Pak Ogah' yang menjadi mitra sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas).

"Mereka ini sudah kami berikan pembinaan dan pembekalan mengenai pengaturan lalu lintas," kata Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo kepada Depokini, Minggu (26/8/2018).

Pelatihan dan pembinaan dilakukan di Polresta Depok, Sabtu (25/8) kemarin. Para 'Pak Ogah' ini kemudiam diberikan rompi khusus dengan tulisan di bagian punggung 'MITRA POLISI'.

"Mereka ditempatkan di titik-titik di mana mereka biasa mengatur lalu lintas," ungkapnya.

Selain diberikan pengetahuan terkait pengaturan lalu lintas, Mitra Polisi ini diberikan pembinaan. Mereka diimbau untuk memperbaiki etika ketika melakukan pengaturan lalu lintas di jalanan.

"MITRA POLISI" ini dipersilahkan menerima uang jika diberikan oleh pengendara, tetapi jika tidak diberikan tidak boleh memaksa. 

"Kita kasih pelatihan, etika, sopan santum, jika ada yang memberi uang ya silahkan diterima, untuk tetapi kalau nggak dikasih uang jangan memaksa dan jangan marah-marah," " lanjutnya.

Dengan adanya bantuan 'Mitra Polisi' ini, harapannya kemacetan di Depok, terutama saat weekend bisa terurai. Beberapa titik yang rawan macet di antaranya di Jalan Juanda, Jalan Raya Bogor-Jakarta, Jalan RA Kartini, Jalah Abdul Rahman Saleh, Jalan Tole Iskandar dan beberapa jalan lainnya.

"Titik macet ada banyak, terutama di jalan-jalan menuju pusat perbelanjaan,"  kata Kasat Lantas Polres Depok ini.
(MasGatot)