Minggu, 24 Juni 2018

'Wis Wayahe Kalah Maneh' terdengar menggema dari luar gedung

Pendukung kedua Paslon Pilgub Jatim di luar gedung, tampak bersahutan meneriakan yel yel
Surabaya, (Depokini) - Yel-yel "Wis Wayahe Kalah Mane" menggema dari luar gedung debat antar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur yang digelar KPU Jatim di Dyandra di Gedung Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (23/6) malam.

Pantauan langsung kontributor Depokini di lokasi, sejak dimulai debat pendukung Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Mbak Puti di luar gedung saling adu yel-yel di iringi musik. Bahkan, keduanya saling adu yel-yel mulai awal pemaparan hingga closing debat.

Awal mula yel-yel itu dari pendukung Khofifah-Emil yang menyanyikan lagu 'Wis Wayahe' diiringi musik untuk mendukung jagoannya itu. Namun, yel-yel itu seketika berubah ketika di akhir debat kandidat.

Pasangan nomor urut 1, mendapat kesempatan menyampaikan penutup dari Brigita Manohara, host yang membawakan acara debat terakhir tersebut. Sedangkan di luar gedung yel-yel 'Wis Wayahe' mendapat sahutan dari pendukung Gus Ipul-Mbak Puti.

"Wis wayahe kalah mane, wis wayahe kalah mane, wis wayahe kalah mane," sahut para pendukung Gus Ipul - Puti meneruskan yel-yel 'Wis wayahe' dari pendukung Khofifah - Emil Dardak. Yel-yel tersebut menggema hingga Khofifah-Emil keluar dari gedung, usai debat kandidat yang selesai sekitar pukul 21.28 Wib.

Sebagaimana diketahui, Khofifah mundur dari Mensos RI untuk mencalonkan gubernur Jatim yang ketiga kalinya pada Pilgub Jatim 2018. Khofifah berpasangan dengan Emil Dardak mendapat nomor urut 1.

Sedangkan rivalnya, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul. Selama 2 periode Gus Ipul mendampingi Pakde Karwo menjabat Wakil Gubernur Jatim. Kini, Gus Ipul berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno. Duet religius-nasionalis itu mendapat nomor urut 2.

Pada closing statement debat kandidat ketiga yang mengangkat tema 'Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik', Khofifah Indar Parawansa dalam closing statemennya ingin melakukan penurunan angka kemiskinan, jika mendapatkan amanah untuk memimpin Jawa Timur.

"Kami ingin menurunkan angka kemiskinan jika memimpin Jatim," ujar calon nomor 1 didampingi Emil Dardak.

Sementara Gus Ipul dalam closing statemennya, menyatakan, Jawa Timur adalah segala-galanya baginya.

"Bapak/Ibu dan Saudara-saudara yang saya hormati. Siapapun yang terpilih sudah tercatat di Lauhul Mahfuzh. Kalau Bu Khofifah nanti terpilih, kita titipkan aspirasi kita semua. Tapi kalau saya yang terpilih tidak ada lagi nomor 1, tidak ada lagi nomor 2, semuanya adalah warga Jawa Timur, kabeh sedulur, kabeh makmur," kata Gus Ipul sungguh sungguh. 
(Cak To - Mas Gat)