Kamis, 07 Juni 2018

Kapolri : Prediksi saya, tanggal 8,9,10 Juni rawan macet mudik lebaran

Kapolri pimpinn apel persiapan PAM jelang Idul Fitri 1439 H di silang Monas, di dampingi Panglima TNI 
Jakarta, (Depokini) - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan kemacetan menjelang libur Idul Fitri diprediksi jatuh pada 8, 9, dan 10 Juni nanti. Tito mengimbau masyarakat mengamati kondisi lalu lintas agar tidak terjebak kemacetan.

"Pesan kepada masyarakat, kalau bisa lihat situasi, lihat di media, lihat di aplikasi Waze kalau ada. Kemacetan di tanggal 8, 9, 10 yang kita anggap rawan. Ini Jumat, Sabtu, Minggu kalau serempak pulang mudik. 
Kapolri, Panglima TNI, Menhub
 dan pejabat lainnya pose bersama
Kalau bisa, lebih baik berangkat mudiknya ditunda di tanggal 10, 11, 12," kata Tito di Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

"Hindari penumpukan di satu dan dua hari. Itu saran kita," sambung Jenderal Tito. 

Tito juga berpesan kepada warga yang hendak meninggalkan rumah selama libur Idul Fitri untuk melapor kepada tetangga, kerabat, dan RT. Tito menuturkan dirinya sudah memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan keamanan di lingkungan tempat tinggal warga.

"Masyarakat rata-rata dari Jakarta ke luar. Yang meninggalkan rumahnya, tolong titipkan kepada tetangga atau saudara atau kepada RT setempat," ujar Kapolri. 

"Kepolisian sudah menyampaikan patroli lebih ketat pada saat Jakarta ditinggalkan masyarakat. Saya sudah menyampaikan ke Pak Gubernur (Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan) untuk bekerja sama dengan RT/RW, bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibas untuk menjaga dan memperkuat patroli dan menerima titipan masyarakat kalau rumahnya kosong," jelas Tito.
(GDP)