Senin, 04 Juni 2018

Bazaar Ramadhan 1439 H Dinas Koperasi dan UMKM dibuka Walikota Depok.

Walikota Depok saat menggunting pita pada pembukaan bazaar DKUM
Balaikota, (DepoKini) - Bertempat di halaman depan gedung Dekrenasda Kota Depok, Dinas Koperasi dan UMKM bersama dengan Dekrenasda gelar bazaar ramadhan 1439 H/2018. Bazaar dibuka secara resmi oleh Walikota Depok, KH. M. Idris. Pada senin, 4/6/2018.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan bazaar ramadhan yang di inisiasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM dan bekerjasama dengan Dekrenasda. 
Dirinya juga berharap semoga dengan kegiatan bazaar ini, masyarakat menjadi terbantukan dan juga tentunya akan lebih mencintai produk yang di hasilkan oleh UMKM. 

Bunda Elly saat wawancara
 dengan awak media, tampak,
 Fitriawan,  Kadinas Koperasi
 dan UMKM (ujung kiri) 
Sementara Ketua Dekrenasda Kota Depok, yang juga istri Walikota, Bunda Elly farida mengatakan pada Depokini bahwa, bazaar dilaksanakan berkat kerjasama Dekrenasda dengan Dinas Koperasi dan UMKM. 
"bazaar ini terlaksana berkat kerjasama Dekrenasda dengan Dinas Koperasi dan UMKM, yang pelaksanaannya digelar selama 3 hari sejak hari ini, senin" kata Bunda Elly. 
Lalu lanjutnya, tujuannya adalah memperkenalkan produk yang dihasilkan oleh UMKM se Kota depok agar dikenal untuk kemudian membeli, yang pada akhirnya masyarakat kota Depok mencintai produk UMKM binaan pemerintah Kota Depok, imbuhnya. 

"berbagai macam produk di jajakan di bazaar ini, mulai dari fashion hingga makanan" kata Bunda Elly berpromosi. 

Sementara ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Fitriawan, menyatakan bahwa peserta bazaar selain UMKM binaan pemerintah Kota Depok, ada juga  komunitas ataupun pribadi, tetapi mayoritas pengisi stand lebih diutamakan UMKM binaan. 

Bunda Elly berpose bersama, dengan
 pelaksana bazaar, tampak Kadinas
Koperasi dan UMKM, Fitriawan
(kedua dari kanan) 
Saat ditanya terkait sulitnya untuk mendapatkan ijin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) sebagaimana yang di keluhkan oleh ibu Rika UMKM dari Kecamatan Tapos yang juga pengisi stand pada bazaar tersebut, Kadinas Koperasi dan UMKM ini mengatakan "sebenarnya ga sulit, hanya memang harus nunggu ada daftar tunggunya, seperti pergi haji, jadi sekali lagi bukannya sulit, semua dinas terkait sudah satu sikap, tidak ada yang sulir atau dipersulit, hanya memang nunggu jadwal," papar Fitriawan. 

"komitmen kami, atau target sekitar 300 hingga 500 UMKM binaan yang dapat ijin PIRT dalam setahun," imbuh Kadinas Koperasi dan UMKM ini. 
Fitriawan juga berharap, kiranya dengan digelarnya bazaar UMKM ini, masyarakat dapat lebih mengenal UMKM berikut produk yang dihasilkan dan akan menambah motivasi bagi pelaku UMKM untuk lebih bersamangat menghasilkan produk produk yang berkualitas. Kata Kadinas Koperasi Dan UMKM yang ramah ini.