Selasa, 08 Mei 2018

walikota Depok buka Pekan Olahraga Tradisional IndonesiaTingkat SD se Kota Depok

Peserta upacara pembukaan pekan olahraga tradisional tingkat SD se Kota Depok
Balaikota, (depoKini) - mengambil tempat di lapangan upacara Balaikota Depok, Pekan Olahraga Tradisional Indonesia tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kota Depok secara resmi di buka oleh Walikota Depok, KH. M. Idris, pada selasa (8/5/2018).

kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (kadis Poryata)Kota Depok, Wijayanto dalam laporan kegiatan mengatakan bahwa kegiatan ini adalah sebagai ejahwantah kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam melestarikan olahraga tradisional Indonesia yang mulai tegerus keberadaannya oleh modernisasi, seperti Gadget.
Wijayanto, juga mengatakan bahwa peserta terdiri dari siswa/i SD yang merupakan utusan dari 11 Kecamatan yang ada di Kota Depok.

Walikota tengah memberi pertanyaan
kepada siswi peserta lomba
 asal kecamatan Beji
Sementara Walikota Depok, KH. M. Idris sebelum membuka secara resmi Pekan Olahraga Tradisional Indonesia tingkat SD se Kota Depok, sempat mengajak siswa/i perwakilan dari setiap kecamatan untuk menjawab pertanyaan darinya.

"satu kecamatan di wakili satu orang, dan siapa yang bisa jawab pertanyaan, bapak kasih hadiah," kata Walikota

Pertanyaan yang diajukan oleh Walikota adalah siapa nama Camat sesuai asal peserta, bagi yang bisa menjawab, walikota memberikan hadiah berupa uang sebesar Rp. 50.000,-
Ada hal menarik, saat walikota memberi pertanyaan, dirinya juga mengabsen Camat yang bersangkutan, kali ini ada dua camat yang masuk dalam catatan khusus yakni camat Cinere dan Limo yang tidak hadir, 
"mana camatnya, camat Limo mana, ga hadir ya..camat Cinere juga ga ada, wah ini harus diberi catatan khusus" ujar Walikota.

Sementara Camat Pancoran Mas, saat peserta mampu menjawab dengan nama dirinya, langsung memberikan hadiah tambahan, sebesar 50 ribu rupiah juga. 

Seusai membuka dengan resmi, gelaran kegiatan dilanjut dengan pertandingan eksebisi, antara lain, pertandingan tarik tambang, enggrang dan lomba jalan balok perorangan.
(GDP)