Senin, 07 Mei 2018

presiden Jokowi sambut PM China di Istana Bogor

PM china di dampingi oleh Presiden Jokowi tampak berjalan diatas karpet merah, sambutan kenegaraan atas kunjungan PM China ke Indonesia
Bogor, (depoKini) - Presiden Jokowi sambut Perdana Menteri China Li Keqiang di istana Bogor. Sebelum pembicaraan bilateral, keduanya melakukan ritual penanaman pohon di halaman istana Bogor.

PM Li sempat menanyakan bibit pohon yang ditanamnya bersama Jokowi, "Apakah ini pohon yang spesial?"

Jokowi lantas menjelaskan singkat kepada Li dalam bahasa Inggris, "Ini adalah pohon kamper dari Kalimantan."

Suasana santai terlihat di antara keduanya dalam sesi penanaman bibit pohon itu. Usai menyerok tanah ke lubang pohon, mereka mengambil beberapa gayung air dari ember untuk menyiram bibit.

Saat Jokowi mengambilkan handuk untuk tamunya, Li justru mengajak Jokowi mengangkat ember dan menyiramkan semua air ke lubang bibit.

Merujuk pernyataan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pekan lalu, kerja sama perdagangan dan investasi merupakan isu utama yang akan dibahas Li dan Jokowi.

Proyek pembangunan jaringan kereta api cepat Jakarta-Bandung adalah salah satu di antaranya. Retno berkata, Jokowi juga akan membahas wacana peningkatan ekspor kelapa sawit, manggis, salak, pisang, dan sarang burung walet ke Cina.

Presiden Jokowi bersaman
dengan PM Li tengah melakukan ritual
 tanam pohon kamper Kalimantan
PM Cina kunjungi Indonesia, apa saja yang akan dibahas?
Apa di balik simpang siur Peraturan Presiden tentang tenaga kerja asing?
AS-Cina perang dagang, Indonesia tetap terpengaruh
Merujuk pada data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Cina menduduki peringkat keempat dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia senilai sekitar Rp 47 triliun pada tahun 2017, tumbuh 27% ketimbang tahun sebelumnya.

Berbeda dengan nilai investasinya yang hanya ada di posisi keempat, jumlah pekerja asing asal Cina di Indonesia justru menempati urutan pertama.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah tenaga kerja asing asal Cina hingga 2017 mencapai 24.804 orang, jumlah ini rata-rata terus meningkat sejak 2007 yang saat itu jumlahnya baru 4.301 orang.

Li terpilih untuk kedua kalinya menjadi perdana menteri Cina, Maret lalu. Periode pertamanya memegang jabatan itu dimulai tahun 2013.

Ketika menjabat wakil perdana menteri Cina tahun 2008, Li pernah berkunjung ke Indonesia.

Kunjungan kenegaraan pejabat tinggi Cina sebelumnya terjadi pada Oktober 2013. Ketika itu Presiden Cina, Xi Jinping, bertemu dengan Presiden Indonesia keenam, Susilo Bambang Yudhoyono.

Xi juga datang ke Indonesia pada April 2015, namun bukan untuk pertemuan bilateral melainkan Konferensi Asia Afrika.