Selasa, 15 Mei 2018

Membangun kebersamaan ala Mts Muhammadiyah 1 Depok

Saat makan siang bareng
Depok, (depoKini) - Neneng Nurlatifah adalah wali kelas 8-1 Mts Muhammadiyah 1 Depok yang menggagas acara sederhana makan siang bersama, antara dirinya selaku wali murid dengan anak didiknya sekelas 8-1 Mts Muhammadiyah 1 Depok. 

Makan siang bareng
merajut kebersamaan
Berbekal uang Kas kelas sejumlah 285 ribu rupiah - Neneng menyampaikan niatan acara makan siang bareng kepada orangtua siswa /i kelas 8-1 melalui group WA yang memang sejak awal menjadi wali kelas group WA ini sudah ada.

Beberapa orangtua murid
 yang turut membantu
Gayung bersambut dari para orangtua siswa/i, maka disepakati tempat makan siang dirumah salah satu siswa, yakni dirumah Dimas, di jalan Nuri 3/75 Depok Jaya Pancoran Mas. Sungguh tak terduga, satu persatu orangtua siswa/i kelas 8-1 Mts Muhammadiyah 1 Depok saling memberikan dukungan, baik berupa makanan ringan, minuman segar, buah atau pun sumbangan uang serta tenaga.- kebersamaan dari sebuah pikiran sederhana. 

"Tujuan utama adalah Membangun kebersamaan dan memperat ukhuwah baik antar anak anak, maupun wali kelas dengan orangtua siswa/i" papar Neneng Guru bersahaja ini. 
Lalu lanjutnya lagi, "dipilihnya hari ini, selasa (15/5) karena hari ini adalah hari terakhir Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)" imbuhnya sumringah. 

Semula, anak anak maunya buka bersama (bukber) Nanti di saat bulan ramadhan, tetapi dirinya mengajukan makan siang bersama, karena kalau bukber dikhawatirkan selesainya seusai tarawihan dan itu sudah malam, dan khawatir kalau orangtua tidak mengijinkan, ungkapnya dalam komunikasi dengan Depokini. 

Baginya Membangun kebersamaan harus ditanamkan sejak dini, agar dalam jiwa anak anak nantinya tumbuh rasa peduli dan mau berbagi dengan sesamanya. Dirinya juga mengkhawatirkan pergaulan anak anak jaman now, untuk itu dirinya berharap sinergitas antara guru dan orangtua murid harus lebih ditingkatkan, karena anak anak harus dibina dengan kasih sayang, di bekali ilmu dan iman, agar kelak dapat menjadi manusia manusia yang berilmu dan berakhlak, kata Neneng bersemangat

Kebersamaan adalah sepenggal kata yang tak akan bermakna apa apa jika, tidak dinyatakan dalam sikap perbuatan, Membangun semangat kebersamaan, tidak perlu menunggu jutaan rupiah, Neneng Nurlatifah, wali kelas 8-1 Mts Muhammadiyah 1 Depok telah membuktikannya, berbekal yang kas kelas Rp. 285 ribu, ia merajut ikatan kebersamaan. 
(GDP)