Minggu, 29 April 2018

Jiwa sejati

Malam perlahan mengarungi sang waktu..tak terasa getar getar kerinduan menggelayut penuh makna....

Kesunyian yang menggelincir...pudar dan berpendar tanpa warna, tanda bilur bilur kasih sayang, perlahan hilang...

Hanya suara malam yang tersisa menjadi teman abadi, ia hanya suara malam, tanpa makna, hanya suara malam...

Titah Sang Maha Suci, Titah Sejati
Titah Sang Maha Suci tercatat dalam relung jiwa dan menjadi Titah jiwa sejati..

Aku bergetar tatkala butir butir suci menyeruak mengisi sudut kosong dalam jiwa sejati yang masih terkotak kotak dan terbelenggu dalam lidah palsu dan penuh kepalsuan....

Malam...semangkin tergelincir tinggalkan jejak dan catatan kelam..

Medio, 28/4/2018
Malam :23:31
(GDP)