Selasa, 06 Maret 2018

Walikota Depok : Pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Depok, bukan anak tiri

Walikota Depok, Idris Abdul Shomad saat memandu pembacaan sumpah jabatan pada pelantikan 69 pejabat fungsional di lingkungan Pemkot Depok, selasa (6/3/2018)
Balaikota Depok, (depoKini) - Bertempat di aula Teratai, lt. 1 gedung Balaikota Depok, Walikota Depok, Idris Abdul Shomad melantik 69 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, pada selasa (6/3/2018).

Walikota dalam pidato pelantikan tersebut mengatakan bahwa pejabat fungsional bukanlah anak tiri di lingkungan Pemkot. Dirinya juga mengatakan meski tidak masuk dalam struktural jabatan, namun pejabat fungsional adalah terkait keahlian, imbuh Idris. 

Walikota juga mengatakan bahwa pejabat fungsional yang dilantik saat ini, adalah yang telah lolos dalam penyaringan, dan itu sebuah prestasi. 

69 Pejabat fungsional yang baru dilantik
photo bersama dengan Walikota Depok
dan pejabat lainnya
Pada sesi wawancara dengan awak media, Walikota Depok saat di singgung soal lowongnya kursi Kepala Dinas Perhubungan, menjawab, bahwa sudah ada 3 orang yang lolos dari lima calon yang mendaftar. Ketiga yang lolos tersebut terdiri dari dua laki laki dan satu orang berjenis kelamin perempuan. 

Idris juga menambahkan, meski dirinya selaku Walikota mempunyai hak prerogatif namun dalam menetapkan pejabat, dirinya mengaku tetap mendengarkan saran dan masukan. 

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sofian Suri mengatakan bahwa ketiga calon Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok kini tinggal menunggu waktu untuk salah satunya di lantik menjadi Kepala Dinas, sekitar pertengahan maret ini, tetapi pastinya tunggu keputusan Walikota, katanya singkat. 

Sementara menanggapi berita hoax terkait OTT atas dirinya, Idris mengatakan bahwa saat peristiwa yang diberitakan itu, dirinya tengah berada di Anyer bersama-sama dengan LPM se Kota Depok. 

"jadi saat berita OTT tersebut saya sedang ada di Anyer bersama dengan LPM se Kota Depok, yang pasti humas KPK juga sudah membantah berita tersebut, bahwa itu hoax,  jadi,  yang benar bukan OTT tapi OTW" pungkas Idris seraya tertawa dan pergi meninggalkan aula tempat pelantikan. (GDP)