Jumat, 16 Maret 2018

Pemerintah buka penerimaan CPNS 2018, kalau minat, cepetan cari infonya

Ilustrasi :seleksi CPNS 2018
Jakarta, (depoKini) - Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin menarik. Tapi ingat, banyak juga pesaingnya. Bagaimana peluangnya di tahun 2018 ini? Yang jelas, lowongan untuk tahun ini sudah pasti dibuka.

Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tahun 2018 ini,  jumlah CPNS yang akan diterima lebih banyak sebab untukg penempatan dan /atau kebutuhan pemerintah daerah di seluruh Indonesia, kecuali Pemprov Kalimantan Utara yang lebih dulu membuka pendaftaran.

Lalu, kapan pendaftaran CPNS pada tahun 2018 akan dibuka dan berapa banyak akan diterima?

Berikut update informasi sebagaimana dirangkum dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) dalam sepekan terakhir.

Menteri PAN-RB, Asman Abnur mengatakan, saat ini pihaknya sedang menghitung kebutuhan PNS secara riil.

"Apakah benar yang diajukan sesuai dengan beban kerja, sesuai dengan target. Jadi SDM seperti apa yang dibutuhkan. Ini sedang kami sisir masing-masing kementerian maupun lembaga," katanya mengungkapkan di komplek Istana Negara, Selasa (6/3/2018), sebagaimana dikutip dari Kontan.

Asman juga mengatakan, Pilkada tidak berpengaruh terhadap proses CPNS 2018 ini .

"Pilkada jalan, itu kan tidak ada urusan, karena yang mengajukan BKD (Badan Kepegawaian Daerah)," katanya.

Selain itu, kementeriannya tengah menyusun formasi yang tepat untuk CPNS 2018.

Seperti halnya terkait kompetensi yang harus dicocokkan dengan tugas yang ditawarkan. Termasuk, menentukan unit-unit kerja yang dibutuhkan.  

"Jadi saya dengan tim sekarang tidak mau lagi menerima sarjana teknik sekian orang. Nah kami mau teknik itu teknik apa saja, ditempatkan di unit kerja mana," tambah Asman.

Dengan demikian, sebelum pemerintah memutuskan pembukaan CPNS, pihaknya sudah mengetahui seseorang itu ditempatkan di mana saja dan di unit kerja mana, sehingga, tidak ada alasan lagi untuk minta pindah.

"Misalnya untuk guru, guru SD di mana, guru SMP di mana, gitu. Jadi tidak ada alasan nanti. Ya mungkin diberlakukan mungkin 5 tahun baru dia pindah," jelas Asman.

Menpan RB juga menuturkan bahwa pendaftaran CPNS akan diprioritaskan di dua sektor utama, yakni pendidikan dan kesehatan.

"Tahun 2018 kami membuka ke seluruh kementerian, lembaga, dan daerah tapi khusus di bidang utama, kesehatan dan pendidikan," imbuh Asman.

Menurutnya saat ini sebaran tenaga pendidik dan kesehatan tidak merata. Mayoritas guru misalnya, masih terpusat di kota-kota besar, sementara daerah-daerah terpencil masih kekurangan tenaga pendidik.

Oleh sebab itu, kata Asman, nantinya tenaga pendidik dan kesehatan akan diprioritaskan berdasarkan daerah-daerah yang membutuhkan.

"Karena masih banyak guru yang terpusat di perkotaaan, jadi nanti kita fokus penyebaran guru di daerah terpencil," kata Asman.

Berdasarkan hasil analisis Pusat Data dan Statistik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016, sebaran kepala sekolah dan guru jenjang SMP di Indonesia belum merata ke seluruh wilayah, khususnya di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T)