Sabtu, 03 Maret 2018

35 PATI TNI di mutasi, ini penjelasan TNI

Jabatan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Jaswandi, dikabarkan dimutasi dalam skep 196/III/2018 yang beredar di kalangan wartawan, Jumat (2/3/2018)
Jakarta, (depoKini) - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen M Sabrar Fadhilah membenarkan mutasi 35 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Meski demikian, dirinya menjelaskan, mutasi itu untuk mengisi kekosongan jabatan yang akan ditinggal karena pensiun.

"Pada dasarnya jabatan Wakasau kan masih kosong dan harus segera diisi, juga Pangdam Jaya akan pensiun juga harus segera diisi. Perubahan itu berdampak kepada pergeseran yang lain," kata Sabrar,  pada Depokini,  Jumat (2/3/2018).

Tidak hanya itu, lanjutnya lagi, Asisten Operasi (Asops) Kasal yang bakal pensiun juga akan diganti. "Begitu juga Asops Kasal yang segera pensiun," tambahnya.

Eko Margiyono saat menjabat
Danrem 033/Wira Pratama,
dengan pangkat Brigjen.
 (dok. TNI AD)
Sekadar diketahui, Jabatan Pangdam Jaya dan Danjen Kopassus dimutasi dalam Skep 196/III/2018 yang beredar di kalangan wartawan, Jumat (2/3/2018). Pangdam Jaya yang Semula dijabat Mayjen TNI Jaswandi akan diserahterimakan kepada Mayjen Joni Supriyanto yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BAIS TNI. Jaswadi menjadi Pati Mabes TNI AD dalam rangka pensiun.

Sementara, Danjen Kopassus yang semula dijabat Mayjen Madsuni akan diserahterimakan ke Mayjen Eko Margiyono. Diketahui, Eko sebelumnya menjabat Gubernur Akmil. Sementara Madsuni akan menduduki pos baru sebagai Pangdam XIII/Merdeka.

Dalam Skep 196/III/2018 tersebut juga memuat mutasi 33 perwira tinggi (Pati) TNI lainnya. Termasuk posisi Wakil KSAU yang semula sempat kosong selama sebulan ditempati oleh Marsda Wieko Syofyan.

Selain itu, Pangkolinlamil Laksma TNI Yudo Margono mengisi posisi baru menjadi Pangarmabar dan Brigjen TNI Eka Wiharsa yang sebelumnya mengisi posisi Dirdik Kodiklatad menjadi Gubernur Akmil. (GDP)