Senin, 19 Februari 2018

Dialog imajiner antar generasi

Merajut kebersamaan tiga generasi : Kakek, anak dan cucu
Depok, (depoKini) - Seorang anak muda bertanya kepada kakeknya..

"kakek ! bagaimana orang-orang jaman kakek tinggal dan menjalani hidup dan kehidupan, padahal kala jaman kakek :

tidak ada teknologi
tidak ada pesawat
tidak ada internet
tidak ada komputer
tidak ada TV
tidak ada AC
tidak ada mobil
tidak ada ponsel ? "

*kakeknya menjawab :*

"seperti bagaimana generasi kalian hidup hari ini yang :

tidak ada do'a
tidak ada belas kasihan
tidak ada kehormatan
tidak ada hormat
tidak ada karakter
tidak ada perhatian
tidak ada malu
tidak ada sopan santun "

kami, orang-orang yang lahir antara tahun 1950-1970 adalah orang-orang yang beruntung ...

*hidup kami adalah bukti hidup..*

👉 sementara bermain dan mengendarai sepeda, kami tidak pernah memakai helm, krn kami yakin akan kemampuan kami dalam bersepeda

👉 setelah sekolah, kami bermain bersama di lapangan, di pematang sawah, di halaman rumah sampai senja, dan kami tidak pernah menonton televisi tapi kami bahagia karna otak kami tidak terkontaminasi oleh publisikasi yang provokatif

👉 kami bermain bersama dengan teman sejati, bukan teman internet, karna kami butuh sosok sejati
       
👉 jika kami merasa haus, kami minum air yang berasal dari sumur kampung, dan air gunung,  bukan air kemasan yang terlebelisasi
         
 👉 kami tidak pernah sakit meski kami berbagi segelas minuman dengan 4 teman, karna ketulusan hati kami menghindarkan kami dari berbagai penyakit kekinian
         
👉 kami tidak pernah mikir bobot makan nasi tiap hari, karna nasi yang kami makan dihasilkan dari padi di sawah sawah leluhur kami, bukan nasi yang berasal dari beras import yang terbuat dari biji plastik
           
👉 tidak ada yang terjadi pada kaki kami luka meski bertelanjang kaki tanpa alas kaki, karna kami yakin bumi yang kami pijak adalah belahan jiwa kami, maka kami menjaganya dan bumi pun menjaga kami

👉 kami tidak pernah menggunakan suplemen untuk menjaga kesehatan diri, karena suplemen kami adalah rasa syukur atas nikmatNYA
           
👉 kami biasa membuat mainan sendiri dan bermain bersama dengan kawan kawan sebaya
           
orang tua kami tidak kaya. mereka memberikan kami cinta dan kasih sayang, bukan bahan duniawi
           
👉 kami tidak pernah memiliki ponsel, DVD, stasiun bermain, Xbox, video game, komputer pribadi, internet, tapi kami punya teman sejati

👉 kami mengunjungi rumah teman kami tanpa diundang dan menikmati makanan bersama mereka, ada keiklasan tanpa embel embel polarisasi dan arahan untuk memilih, kami bersahaja.
         
👉 relatif tinggal di dekat keluarga sehingga waktu sangat kami hargai dan kami dinikmati
         
👉 mungkin ada kenangan yang tersisa di foto hitam putih yang kami miliki tapi kalian bisa menemukan kenangan berwarna-warni di foto-foto kami itu

👉 kami adalah generasi yang unik dan paling mengerti, karena *kami adalah Generasi terakhir yang mendengarkan orang tuanya...*
*dan juga Generasi yang pertama yang harus mendengarkan anaknya..*

*kami adalah edisi TERBATAS !* (Gatot)