Rabu, 07 Februari 2018

Di RNPK, wakil Presiden doakan guru yang tewas ditangan muridnya

JK di acara RNPK, Bojongsari, Depok, hari ini, rabu(7/2/2018).
Bojongsari, Depok, (depoKini) - Setelah sehari sebelumnya, Presiden Jokowi membuka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2018, hari ini giliran Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyampaikan sambutannya pada para peserta RNPK.

JK menyesalkan tewasnya seorang guru yang dianiaya muridnya di Sampang, Madura. JK mengirimkan doa untuk guru tersebut.


"Mari kita menyampaikan doa kepada seorang guru di Madura yang telah berjuang untuk bangsa dan negara, walaupun sudah berjuang, ada musibah yang harus dialami dari seorang muridnya sendiri," kata Wakil Presiden mengawali sambutannya pada acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 di Pusdiklat Kemendikbud, Serua Bojongsari, Depok, Rabu (7/2/2018).

JK kemudian bicara, betapa mulianya seorang guru. Dia menyebut falsaah kampung halamannya dalam memuliakan guru.

"Kalau dulu di kampung halaman saya ada falsafah, mencela atap rumah guru pun tidak boleh apa lagi melawan guru," kata JK.

JK berharap kasus murid menganiaya gurunya di Sampang tidak terulang. Semua pihak diminta terlibat dalam memajukan pendidikan.

"Kalau kita mau memajukan pendidikan, kita berbicara ke depan. Kita mempelajari sejarah bagaimana kita lebih baik ke depan," kata JK serius. (GDP)