Rabu, 24 Januari 2018

Salat Daim

Utomoning saliro puniko, angrawuhono jatining salat, sembah lawan pujine, sejatining salat iku dudu ngisa tuwin magrib, sembah araneko, wenange puniko, lamun aranane salat, pan minongko kekembangin salam daim, ingaran toto kromo

(unggulnya diri itu adalah mengetahui hakekat salat, sembah dan pujian, salat yg sesungguhnya bukanlah mengerjakan salat isya atau magrib, itu namanya sembahyang, namun apabila itu di sebut solat maka itu adalah hiasan dari solat daim, itu tata krama)

Sejati nya salat adalah bersatunya semua indera dan tubuh kita untuk selalu memujiNYA dgn kalimat persaksian bahwa yg suci hanya Gusti Alloh kang mubeng dumadi : 
*Hu Allah*

*Hu :  saat menarik nafas*

*Allah : saat mengeluarkan nafas*

Dan persaksian *Hu Allah* ini dilakukan tidak mengenal waktu "

pangabektine ingkang utami, nora lan waktu sesalahira puniko mengko sembahe meneng muni puniko, sasolahe rogonireki, tan simpang dadi sembah, tekeng wulunipun tinja turas dadi sembah, iku ingkang niat kang sejati, puji tan papegetan.

( berbakti yg utama tdk mengenal waktu, semua tingkah laku itu menyembah : diam, bicara, wudhu, berak dan kencing pun kegiatan menyembah, itulah niat sejati, bentuk pujian yg tak pernah berhenti dan tak mengenal waktu) 

Jadi hakekatnya *salat Daim* adalah nafas kehidupan yg telah manunggaling kawulo lan gusti,  yg manifestasinya adalah semua tingkah laku dan perilaku manusia. Selalu awas, eling lan waspodo bahwa apapun yg kita pikirkan, apapun yg kita kehendaki dan apapun yg kita lakukan adalah salat daim dan itu di tuntun oleh AKU SEJATI,  Guru Sejati yg selalu menyuarakan kesadaran holistik bahwa diri kita adalah diriNya, ada kita ini adalah adaNYA,  kita tidak ada hanya DIA lah yg ada. 

Salat Daim tan kalawan, met toya wudu kadasi, salat batin sebenere : mangan, turu, sahwat, ngising.

(salat daim itu tanpa syariat wudhu, sebab kotoran yg harus dibersihkan adalah kotoran batin, oleh krn nya salat daim itu dilakukan kapan pun dan saat apa pun, seperti saat kita makan, minum, tidur, bersenggama bahkan saat kita berak pun hakekatnya kita salat daim.)

Ini wejangan dari eyang sepuh kanjeng sunan Kalijogo.
Semoga bermanfaat.

Medio, 
Seloso kliwon,
03.15 wib
27 september 2016 / 
23 dulkangidah 1949 / 
23 dzulhijah 1437 H
Semoga bermanfaat GDP