Senin, 29 Januari 2018

Denny JA LSI: Gerindra bisa nomor 1 atau 2 jika Prabowo maju Pilpres

Jakarta, (depoKini) - Denny JA merilis hasil survei terbarunya. LSI memprediksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar akan merajai pemilu legislatif 2019 mendatang.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, Partai Gerindra bisa saja menyodok ke peringkat atas. Syaratnya jika menjadikan Ketua Umumnya yakni Prabowo sebagai Calon Presiden (Capres) ataupun Calon Wakil Presiden (Cawapres). Pengusungan itu akan menaikkan elektabilitas Gerindra di 2019.

"Bisakah Gerindra jadi Nomor 1 atau 2? Akan menguat kalau Prabowo masuk jadi Capres-Cawapres. Ketika Prabowo menjadi pilihan masyarakat secara tidak langsung berpengaruh pada suara Gerindra ke depan," ujar Rully di Graha Rajawali Gedung LSI, Rawamangun, Jakarta, Rabu (24/1).

Menurutnya, figur kuat akan membantu menaikkan elektabilitas partai. Dia mencontohkan elektabilitas Partai Demokrat saat Ketua Umumnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih menjabat sebagai Presiden ke-6. Saat itu elektabilitas Demokrat naik.

"Sama halnya seperti figur SBY di 2009 tiba-tiba Demokrat jadi nomor satu karena Ketua Umumnya jadi Presiden," ungkapnya.

LSI merilis hasil penelitian terkait tiga partai yang akan merajai pemilu 2019 mendatang. Tiga partai itu adalah PDIP dengan 22,2 persen, Partai Golkar 15,5 persen, dan Partai Gerindra dengan 11,4 persen.

Posisi selanjutnya diisi oleh Partai Demokrat dengan 6,2 persen. Lalu disusul PKB dam Partai NasDem sebesar 6,0 dan 4,2 persen.

Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada 1200 responden melalui wawancara tatap muka di 34 Provinsi sejak 7 hingga 14 Januari 2018. Margin of error kurang lebih 2,9 persen. Survei juga dilengkapi dengan riset kualitatif seperti FGD, media analisis, dan depth interview narasumber. (GDP)