Kamis, 28 Desember 2017

Dedi Mulyadi dan uu Ruzhanul Ulum duet maut di Pilkada Jabar 2018

Jakarta, (depoKini) - Partai Golkar menjajaki komunikasi politik dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bisa menduetkan kadernya, Dedi Mulyadi dengan Uu Ruzhanul Ulum sebagai pasangan calon di Pilkada Jabar 2018.

"Selama ini ada beberapa alternatif koalisi Partai Golkar untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur. Kami punya kader terbaik di Jabar, yakni Pak Dedi Mulyadi. Salah satu alternatifnya menggandeng PPP untuk berkoalisi. Seperti diketahui kalau Pak Uu Ruzhanul Ulum adalah kader dan calon dari PPP untuk Pilgub Jabar," jelas Koordinator Bidang Kerohanian DPP Partai Golkar, Ali Yahya kepada wartawan, Selasa (26/12/2017).

Menurutnya, jika Dedi Mulyadi dipasangkan dengan Uu Ruzhanul Ulum di Pilkada Jabar, akan mampu melengkapi dan mewakili unsur kewilayahan dan seluruh perwakilan elemen masyarakat.

Kedua sosok tersebut juga merupakan kepala daerah dua periode yang sudah kenyang dengan pengalaman memimpin daerah di Jawa Barat.

"Faktor terpentingnya adalah kedua kandidat ini jika disatukan akan mampu mewakili kewilayahan dan unsur religiusitas di Jawa Barat," tambah dia.

Saat ini, DPP Golkar sendiri sudah memerintahkan Dedi Mulyadi untuk berkomunikasi terkait rencana koalisi tersebut. Ali pun menilai, komunikasi sudah dilakukan dan tinggal menunggu informasi dari masing-masing pengurus partai pusat untuk menindaklanjutinya.

"Sekarang Pak Uu akan melapor ke DPP PPP terkait rencana koalisi tersebut. Sekaligus menginformasikan bahwa ada keinginan Golkar dan PPP berkoalisi di Pilgub Jabar dengan berbagai pertimbangan yang matang," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum mengaku telah berkomunikasi dengan calon dari Golkar, Dedi Mulyadi, dan telah diminta untuk bertemu dengan DPP Golkar dan PDI-P. Adapun dengan PDI-P, Uu pernah mendaftarkan diri menjadi calon untuk Pilkada Jabar beberapa waktu lalu.

Uu pun mengaku siap jika disandingkan dengan tokoh lain termasuk Dedi Mulyadi di Pilkada Jabar, apabila direstui oleh DPW dan DPP PPP. Apalagi, selama ini dirinya merupakan salah satu sosok calon pendamping melalui penjaringan yang sedang dilakukan oleh calon gubernur sekaligus Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. (GDP)