Selasa, 24 Oktober 2017

Antisipasi musim hujan, Drainase sepanjang jalan Damai, kelurahan Mampang di perbaiki

Lurah Mampang tengah tinjau lokasi pengerjaan drainase
Mampang Pancoran Mas (depoKini) - Menghadapi musim hujan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok antisipasi pengenangan air di beberapa titik saluran drainase,  pengerjaan saluran drainase tersebut  dilakukan baik ditingkat kelurahan maupun kecamatan.

Semisal pengerjaan saluran drainase yang tengah dikerjakan di sepanjang jalan Damai, tepatnya didepan kantor kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas.

Abdul Khoir selaku Lurah Mampang menerima kedatangan awak Depokini dilokasi pengerjaan drainase dan mengatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan drainase ini untuk mengantisipasi agar tidak ada penggenangan air di kala musim hujan seperti saat ini. Dirinya juga menambahkan, "terkait pelaksanaan kerja,  saya tekankan kepada pelaksana agar didalam melakukan pekerjaan untuk berhati hati menjaga keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain yang lalu lalang dijalan ini, keselamatan kerja juga penting" kata Khoir memulai wawancara.

" Seperti halnya didalam melakukan penggalian agar terukur dan dicermati mengingat didalam tanah ini mungkin ada pipa milik PDAM atau kabel kabel kabel listrik , sehingga nantinya tidak menimbulkan masalah, jadi kerjanya jangan asal gali saja harus hati hati" imbuhnya.

Jalan Damai merupakan jalur alternatif dari mampang menuju wilayah Tanah Baru, jadi relatif ramai oleh lalu lalang baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor.

Proyek pengerjaan drainase ini merupakan hasil Musrembang tahun 2016 lalu dan alhamdulillah baru terealisasi sekarang, kata Lurah Mampang mensyukuri terlaksananya pengerjaan drainase yang memang sangat di nantikan oleh masyarakat Kelurahan Mampang.

Selain LPM,   pengawasan pengerjaan proyek drainase juga ada unsur dari ormas dan karang taruna. Sementara terkait sosialisasi pengerjaan proyek drainase diharapkan lokasi proyek sudah steril dari para pedagang,  nanti pada hari Rabu " pungkas Khoir sambil kontrol galian serta tumpukan tanah didampingi awak media Depokini di lokasi proyek. (mas Kus)