Senin, 24 September 2018

Tommy Soeharto dan keluarga Cendana lainnya ikuti acara Deklarasi Kampanye Damai

Jakarta, (Depokini) - Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto tampak santai mengendarai mobil golf untuk ikuti acara deklarasi Kampanye Damai yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (23/9).

Tampak Tommy menumpangi mobil golf bersama dengan keluarga cendana lainnya. Di sampingnya duduk kakak  perempuannya,  Titiek Soeharto. 

Tommy dan keluarga cendana lainnya masuk dalam iring-iringan Karnaval Jokowi-Ma'ruf meski dirinya mendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

Diketahui, ribuan relawan hingga pengunjung Monas mengikuti iring-iringan karnaval deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 yang gelar KPU di Monas, Jakarta, Minggu.

Berdasarkan pantauan di lapangan,  mereka terlihat berada di belakang iring-iringan para calon Presiden dan Wakil Presiden, yakni pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin dan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 
(MasGatot)
Read More »

Berkas Kasus Nur Mahmudi di limpahkan ke Kejari Depok

Jakarta, (Depokini)- Polisi telah merampungkan berkas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok. Berkasnya pun saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, berkas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok dengan tersangka mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi dan Sekda Kota Depok, Harry Prihanto telah dilimpahkan ke Kejari Depok sejak kemarin. Pelimpahan itu masih tahap satu.

Mantan Walikota Depok,
Nur Mahmudi Ismail
"Hari Jumat, 21 September 2018 kemarin, tim penyidik telah mengirimkan berkas perkara TP (tindak pidana) korupsi pengadaan lahan simpang Jalan Bogor Raya-Jalan Nangka dengan tersangka HP dan NMI ke JPU," ujar Argo pada awak media di Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

Menurut Argo, berkas tersebut saat ini tengah diteliti lebih lanjut oleh Kejaksaan terkait kelengkapannya. Bila dinyatakan lengkap, polisi pun bakal melimpahkan tahap dua. Sebaliknya, bila masih ada catatan dari Kejaksaan atau belum lengkap, maka pihak penyidik kepolisian bakal memperbaikinya.

"Sedang diteliti, seperti apa hasilnya kita tunggu saja yah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.
(MasGatot)
Read More »

Tahanan kabur, Kapolda Metro periksa anggotanya

Jakarta, (Depokini) - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Idham Azis akan melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang lalai terkait kaburnya 13 narapidana Polres Kepulauan Seribu kasus narkoba.

"Anggota yang jaga saat ini telah diperiksa profesi dan pengamanan (propam). Kalau ada kelalaian, saya tindak sesuai kesalahannya," kata Jenderal Bintang dua ini, saat dikonfirmasi, Sabtu (22/9/2018).

Bahkan, apabila didapati adanya kelalaian dalam insiden tersebut, sanksi tegas pun akan diberlakukan.

"Anggota yang jaga diperiksa propam, kalau ada kelalaian saya tindak sesuai kesalahannya," tegasnya.

Terkait penulusuran guna mencari keberadaan para tahanan, pihaknya akan membentuk tim untuk memburu narapidana yang kabur tersebut.

"Sudah saya perintahkan untuk bentuk tim dan kejar sampai dapat," kata Idham.

Sebanyak 13 tahanan Polres Kepulauan Seribu melarikan diri pada Jumat (21/9/2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Para tahanan tersebut kabur setelah menyerang para petugas jaga saat memasukkan tahanan lainnya.

Peristiwa itu bermula saat petugas jaga mengantarkan tahanan atas nama Afroni untuk melakukan tes urine.

Setelah selesai menjalani tes urine, petugas kembali membawa tahanan ke dalam sel.

Akibat peristiwa itu, petugas sempat mengalami luka-luka meski tidak terlalu fatal.

Sementara itu Polres Kepulauan Seribu menyiapkan tim khusus untuk memburu tahanan yang telah melarikan diri.
(MasGatot)
Read More »

Senin, 17 September 2018

Demo di depan kantor DPD Golkar Depok, lalu lintas macet parah

Massa Demontrasi bergerak menuju kantor DPD Golkar Depok
Depok, (Depokini) - Sejumlah massa demonstrasi disekitar Jalan Boulevard Raya Grand Depok City. Kondisi lalu lintas macet parah karena jalanan dipenuhi massa.

Dari pantauan dilapangan, sejak Senin pagi, sekira pukul 09.00 (17/9/2018), massa mulai memadati jalan. Dua ruas jalan yang ada dipenuhi massa sehingga terjadi kemacetan di lokasi. Adapun sasaran massa adalah kantor DPD Golkar Depok. 

Petugas Polisi coba bernegoisasi
menahan arus massa
Massa berjalan di Jalan Boulevard Raya Grand Depok City menuju kantor DPD Golkar Depok. Polisi menahan massa di lokasi yang jaraknya sekitar 100 meter dari kantor DPD Golkar Depok. Penahanan arus massa guna menghindari kericuhan. Sempat terjadi dorong mendorong antara aparat kepolisian Resort Depok dengan massa demontrasi. 

Polisi yang ada di lokasi pun kemudian melakukan pengalihan arus lalu lintas. Pengguna jalan yang mau menuju Jalan Kalimulia dan Jalan Boulevard Raya Grand Depok City dialihkan ke arah Depok 2 Jalan Raya KSU.

Demo ini terjadi  dilatar-belakangi adanya beberapa pengurus kecamatan (PK) Golkar yang dipecat DPD Golkar Depok. Massa kemudian demo untuk meminta kejelasan soal pemecatan tersebut. Sampai berita ini ditulis demo masih berlangsung dan kemacetan pun tak terhindarkan. 
(MasGatot)
Read More »

Minggu, 16 September 2018

Bentrok Antar-Ormas juga terjadi di Depok, Tiga Orang kena bacok

Ilustrasi bentrok antar ormas
Depok, (Depokini) - Perkelahian antar organisasi masyarakat (ormas) mulai menjalar ke wilayah Depok, Jawa Barat. Akibat bentrokan tersebut, tiga orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat terkena sabetan senjata tajam, Sabtu 15 September 2018. 

Data yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi di Jalan Ibnu Armah Kelurahan Pangkalan Jati Baru, Kecamatan Cinere, Depok. Diduga pemicu keributan dua ormas itu terjadi hanya karena salah satu kelompok ormas memasang bendera ormasnya di tiang portal samping minimarket di Jalan Ibnu.

Kubu lawan yang melihat hal itu tak terima. Alhasil, aksi adu mulut yang terjadi pada kedua kelompok itu pun akhirnya berujung pada aksi saling serang menggunakan senjata tajam. 
 
Atas kejadian ini ada tiga korban yang terkena bacok yakni Dedi di punggung bagian kiri, Oji luka di tangan kanan, dan M Sukri luka di bagian tubuhnya. Mereka telah mendapatkan perawatan di salah satu klinik pengobatan di Kecamatan Cinere.

Kapolresta Depok, Komisaris Besar Didik Sugiyarto, membenarkan adanya peristiwa itu. Kemudian polisi juga telah berhasil mengamankan sejumlah terduga pelaku yang terlibat bentrokan. Namun demikian, Didik enggan berkomentar banyak dengan dalih kasusnya masih dalam penyelidikan.

"Nanti saja jika sudah semua tertangani akan kami sampaikan," katanya singkat. 
(MasGatot)
Read More »