Kamis, 11 April 2019

Berita ABG Mabuk dan Mesum di Area MAKAM KERAMAT BEJI dan SITUS SUMUR TUJUH adalah Hoax

Juru kunci, Mbah Marto (tengah)
Beji (Depokini) - Berita dengan  judul Tamparan, ABG Mabuk yang Mesum di Area Makam Keramat Beji dan Sumur Tujuh, Dinyatakan oleh Juru Kunci Petilasan Mbah Beji Sumur 7 Beringin Kurung adalah Berita HOAKS, sebagaimana yang ditegaskan langsung oleh mbah Marto juru kunci ke 8, yang merupakan penerus dari Juru Kunci sebelumnya ngkong Nakin, yang orang tua dari mbah Marto. 

Sepeninggal ngkong Nakin, Marto melanjutkan tugas sebagai juru kunci, yakni merawat, mengurus dan melestarikan serta menjaga petilasan Keramat Beji Sumur 7 Beringin Kurung Depok, dan terkait dengan judul berita disalah satu media online Depok tersebut, mbah Marto nyatakan bahwa itu tidak benar atau hoax.
Berita tersebut juga mendapat kecaman keras dari tokoh masyarakat dan juga warga sekitar kampung  Keramat Beji.

Lokasi abg mabuk
Ditempat terpisah, Kasat Pol PP kota Depok Linda Nurdiani melalui Kabid Panmastibum dan Panwal satpol PP Depok,  A.Oting menyatakan bahwa berita itu hoax.

"Hoaks itu, bukan melakukan  mesum atau berbuat cabul, para abg itu mereka memang ngumpul dan minum-minum, minuman nya memang mengandung alkohol, dan kita temukan botol bekas minumannya, akan tetapi mereka tidak berbuat asusila" papar A Oting kepada awak media diruang kerjanya.

Hal tersebut juga di perkuat oleh Jupri pelaksana Deteksi dini dari tim Satpol PP kota Depok  yang melakukan pantauan di lokasi area pemakaman dua warga tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran, lokasi tempat para abg berkumpul dan minum, minuman beralkohol  juga bukan diarea makam keramat dan situs sumur 7, melainkan di pintu masuk pemakaman warga dua RW.
(MasGatot)
Read More »

Berapa Honor KPPS yang Bertugas pada Pemilu 2019?

Ilustrasi KPPS (istw)
Depokini, Jakarta - Salah satu elemen yang akan bertugas dalam pemilihan umum (pemilu) pada 17 April 2019 mendatang adalah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

KPPS berjumlah tujuh orang yang dipimpin oleh seorang ketua. KPPS diamanahi sebagai pihak yang bertugas melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Merekalah yang melayani pemilih dalam menyalurkan hak pilihnya. 7 orang yang tergabung dalam KPPS mengemban tugas negara.

Dengan peran dan tanggung jawab tersebut, lalu berapa honor yang diterima setiap anggota KPPS?

Sebagaimana  diatur dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-118/MK.02/2016 tentang Penetapan Standar Biaya Honorarium Tahapan Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden, dan Wakil Presiden, serta Tahapan Pemilihan Gubernur/Bupati/Wali Kota Serentak.

Maka berdasarkan aturan tersebut, honor KPPS dianggarkan sebesar Rp 500 ribu untuk anggota dan Rp 550 ribu untuk ketua. Honor tersebut dibayarkan per kegiatan yang diagendakan dalam rangkaian pemilu.
Sementara itu, untuk pemungutan suara yang digelar bagi WNI di luar negeri, ada petugas KPPS Luar Negeri (KPPS-LN). Setiap anggota KPPS-LN mendapat honorarium sebesar Rp 6 juta, sedangkan untuk ketua mendapat Rp 6,5 juta.

Di sisi lain, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut, KPPS adalah ujung tombak keberhasilan pemilu berkualitas dan berintegritas. Dalam sambutannya di buku Panduan KPPS, dirinya  mengimbau agar KPPS selalu menjaga netralitas.
“Tetaplah menjaga netralitas sebagai penyelenggara, karena masa depan bangsa kita ada di tangan rekan-rekan sekalian, dan semoga pengabdian serta komitmen kita dalam melaksanakan tugas menjadi amal ibadah kita semua,” ujar Ketua KPU RI ini.
(MasGatot)
Read More »

Sabtu, 06 April 2019

SGI Santuni 1000 Yatim dan Dhuafa, juga beri kesempatan cium Rambut Rasulullah SAW

Prosesi saat rambut Rasulullah akan diperlihatkan
BEKASI, (Depokini) -  Yayasan Seni Golok Indonesia (SGI) gelar peringatan Maulid Nabi sekaligus berbagi 1000 Faqir miskin dan Dhuafa. Acara itu dilaksanakan di markas besar SGI Jln raya Pulo Gebang Komplek Pertamina Arun 8 Nomer 19 Cakung - Jakarta Timur, pada kamis (4/4/2019).

Salah seorang santri tombo ati
tengah mencium rambut Rasulullah
Acara sendiri  berlangsung meriah,  ribuan warga menyambut dengan antusiasme. Ribuan warga masyarakat yang hadir berasal dari Bekasi dan sekitarnya.

Peringatan maulid nabi besar Muhamad SAW 1440 H yang di gelar oleh SGI ini tampak berbeda, ada nuansa sakral dan heroik, karena pada peringatan Maulid Nabi 1440 H ini, SGI memperlihatkan rambut Rasululloh Nabi Muhamad SAW.  Adapun tema yang diangkat pada Maulid Nabi kali ini adalah "THE HAIR OF ROSULULLOH  SAW".

Lantunan sholawat nabi mengiringi dimulainya prosesi acara maulid nabi SAW 1440 H di markas besar SGI yang juga sebagai tempat kediaman pelantun lagu-lagu religi OpickTombo Ati, sholawat dilantunkan dengan penuh hikmat oleh hadirin dan para santri tombo ati, serta keluarga besar SGI dan juga  ribuan warga serta tamu undangan  lainnya.

Guru besar SGI Panglima kumbang usai acara, mengatakan kepada awak media, bahwa tema kali ini adalah "The Hair Of Rosululloh SAW", pun juga kami berbagi berbagi kepada 1000 yatim dan dhuafa, sebagai bentuk kepedulian SGI pada sesama manusia, sementara terkait kesakralan dan nuansa heroik yang begitu kental terasa ini, karena kami memperlihatkan Rambut Rasulullah SAW, mengapa demikian karena mahkota rambut rasululloh SAW ini adalah bagian dari tubuh beliau yang memiliki karomah berupa rahmatan Lil alamin, diharapkan dengan mencium rambut tersebut kita semakin cinta dan dekat dengan rasululloh , ujar Panglima Kumbang yang juga sebagai guru besar SGI ini.

Suasana saat hadirin mengantri 
untuk mencium rambut
Rasulullah SAW
Dijelaskan oleh Panglima kumbang ,"Mendatangkan rambut rasululloh ini mengikuti beberapa proses yang harus ditempuh, Alhamdulillah", Pemerintah Negara Turki memberikan ijin kepada ketua umum SGI Opick Tombo Ati untuk dibawa ke Indonesia, ditempat ini juga kami berikan kesempatan kepada yang hadir disini untuk mencium mahkota rambut rasululloh SAW, katanya.


SGI Berharap para pendekar di Indonesia ini agar menambah rasa cinta kepada Kanjeng nabi Muhamad saw, dengan cara merasakan bahwa beliau selalu hadir didekat kita.

Ditambahkan Panglima kumbang, untuk mendatangkan rambut rasululloh tidak mudah, pasalnya di negara seperti di Rusia saja mahkota ini dijaga ketat dengan pengawalan Jet tempur dan senjata berat, alhamdulilah disini kita cukup menjaganya dengan senjata golok tua dan para panglipur dari 20 perguruan", dan pemegang rambut dipastikan memiliki nashob langsung kepada rasululloh, imbuhnya.

Kedepan pada tanggal 28 April 2019 SGI akan mengadakan kembali kegiatan kirab sepuluh ribu golok pusaka di Garut dan akan dihadiri oleh 15 negara, lalu menggelar kembali kirab pusaka golok di Senayan. Ketika disinggung soal pembiayaan panglima kumbang hanya mengatakan sambil tersenyum "Dengan doa yang besar", ujarnya. Diharapkan, Semoga keluarga besar kita semakin mencintai segala sesuatu karena Rahmatan Lil alamin bersumber dari Rasululloh SAW, tukasnya.

Diakhir acara, usai seluruh hadirin mencium mahkota rambut rasululloh tersebut, Opick langsung mengajak hadirin untuk berdoa sesuai dengan harapan masing-masing.
(MasGatot)
Read More »

Jumat, 29 Maret 2019

Pendiri Masjid Kubah Emas Depok, tutup usia

Masjid Kubah Emas
Hajjah Djuriah Rais atau yang akrab disapa dengan nama Dian Al Mahri, adalah pendiri Masjid Kubah Emas di Kota Depok, Jawa Barat. Hari ini ibu Dian Al Mahri meninggal dunia.

Kepergian almarhumah menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga namun juga warga sekitar. Terbukti, ribuan jemaah tampak menghadiri prosesi pemakaman almarhumah.

Sosok almarhumah dikenal sebagai pribadi yang gemar beramal dan kerap memberikan bantuan, khususnya untuk anak yatim dan dhuafa. Tak hanya itu, almarhum juga mendirikan sebuah masjid yang cukup megah di kawasan Limo, Depok, yang dikenal dengan sebutan Masjid Kubah Emas.

Maemun Al Rasyid, suami almarhumah bahkan mengatakan, istri tercintanya itu meninggal dunia dalam keadaan berwudhu.

"Dia pesan, kalau meninggal tolong dimakamkan di masjid ini (Masjid Kubah Emas). Terus dia juga berpesan agar diikhlaskan dan disalatkan oleh para jemaah. Dan alhamdulillah keinginan beliau diijabah Allah," katanya sesaat sebelum menyalatkan almarhumah istri tercintanya.
Dian Al Mahri,  mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta sekitar pukul 02:30 WIB, akibat sakit. Jasadnya akan dimakamkan di area Masjid Kubah Emas, Depok.

Suasana saat jenazah di sholatkan
Sementara di tempat terpisah, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengaku telah mendapat kabar duka tersebut.

Menurutnya ibu Dian Al Mahri pribadi yang sangat luar biasa, karyanya, seperti kita ketahui bersama, yaitu Masjid Kubah Emas yang merupakan salah satu ikon Kota Depok yang sudah dikenal bukan saja di Indonesia, bahkan hingga mancanegara tahu, Masjid Kubah Emas, itu karya almarhumah, kata Pradi.

Lalu lanjutnya, "mari kita doakan semoga almarhumah mendapat tempat yang mulia disisiNYA, dan  diampuni segala khilafnya," imbuh Pradi mengajak mendoakan.

"kami Pemerintah Kota Depok merasa sangat kehilangan sosok pribadi yang luar biasa, dan menyampaikan duka yang mendalam, dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dalam  menerima suratan takdir ilahi," pungkasnya.
(MasGatot)
Read More »

Kamis, 28 Maret 2019

Saat geledah rumah kosong yang dikenal angker, Tim Jaguar Polres Depok temukan boneka jelangkung

Rumah kosong, jl. Tole Iskandar, cilodong yg di geledah
Depok, (Depokini) - Rumah kosong diduga untuk praktik aliran sesat di Jalan Tole Iskandar Nomor 6, Cilodong, Kota Depok, menarik perhatian Tim Jaguar Polresta Depok.

Penasaran, Tim Jaguar Polresta Depok menggeledah rumah tersebut pada Selasa (26/3/2019) dini hari.

Rumah tersebut dicurigai tempat praktik aliran sesat berdasar laporan warga sekitar yang mendengar teriakan wanita dari dalam.

Hasilnya, Tim Jaguar Polresta Depok mendapati boneka jelangkung, kain kafan, hingga sesajen, dari dalam rumah kosong tersebut. Ketika penggeledahan warga yang menyaksikan tiba-tiba mengalami kesurupan. Warga yang kesurupan pun  dapat segera diatasi oleh Tim Jaguar dibantu sejumlah warga sekitar.

Aris (21), pekerja toko kayu yang berada persis di samping rumah kosong membenarkan ada warga kesurupan pada Selasa dini hari.

"Polisi geledah rumah kosong itu sampai ada warga kesurupan," kata Aris pada awak media.

Aris juga  membenarkan bahwa rumah tersebut dikenal angker oleh warga sekitar.

Berdasarkan kesaksiannya ketika malam kerap ada pria berpakaian gelap mondar-mandir masuk ke dalam rumah kosong tersebut.

"Memang angker ini rumah, saya aja gak berani masuk. Pernah beberapa kali ada pria pakaiannya hitam semua mondar-mandir masuk ke dalam rumah, tapi saya gak berani tegur takut saya," tandasnya.

Meski belum pernah melihat langsung penghuni rumah tersebut, beberapa rekannya kerap melihat penampakan wanita bergaun putih dan berambut panjang di dalamnya.

"Alhamdulillah saya belum pernah lihat jangan sampai melihat lah kalau bisa, tapi teman saya yang lain banyak yang ngelihat. Sosoknya wanita bergaun putih rambutnya panjang," ucap dia.

Kepala Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus punya kesaksian tentang rumah kosong tersebut.

Berdasarkan laporan yang masuk, ada warga mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah.

"Ada warga yang melintas dan mendengar ada orang teriak minta tolong dari dalam rumah itu," ucap Iptu Winam Agus.

"Kita datangi lokasinya ternyata rumah kosong, ya saya pikir tadinya enggak masuk akal tapi dia minta supaya Tim Jaguar ini merespon,” sambung dia.

Pihaknya sedikit ragu untuk masuk ke dalam karena rumah tersebut yang berdasarkan informasi sudah kosong dan tak berpenghuni sejak lima tahun lalu.

“Kami masuk ke dalam disaksikan pelapor serta masyarakat sekitar, dan didalam rumah tersebut ditemukan semacam boneka jelangkung terus ada lagi bekas dupa pembakaran kayak pemanggil setan, ada kain kafan dan sesajen juga,” tandas dia.

Winam menuturkan pihaknya tak menemukan tanda-tanda kehidupan di dalam rumah kosong tersebut meski ditemukan sejumlah barang tak lazim.

Ka.Tim Jaguar ini juga mengimbau warga, agar tidak panik, takut, dan khawatir karena bisa saja semua temuan tersebut merupakan perbuatan orang 'iseng'.

“Bisa jadi itu hanya orang iseng, atau memang ada yang sedang ritual. Ini tentu akan kami selidiki apa yang sebenarnya terjadi disana," tukas  Winam.
(MasGatot)
Read More »