Selasa, 21 Agustus 2018

Cara Kreatif Ojeg Non Aplikasi mengais rejeki

Bang Iwan berpose dengan motornya
Depok, (Depokini) - Banyaknya pengemudi ojeg online berbasis aplikasi tak membuat gentar "Bang Iwan" demikian ia biasa di sapa. Pengemudi ojeg Non Aplikasi ini mangkal di bawah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Kantor Walikota Depok, jalan Margonda Raya. 
Dirinya mangkal di bawah JPO tersebut sejak pukul 06 pagi hingga pukul 18.00 wib dan itu dilakukannya sejak era Nur Mahmudi Ismail menjadi Wali Kota Depok, sekitar tahun 2006 hingga kini "Bang Iwan" masih tetap mangkal di bawah JPO. 

Ditemui Depokini, pada Selasa, 21 Agustus 2018, "Bang Iwan" baru usai membersihkan dedaunan kering yang berserakan di bawah JPO, dengan ramah "Bang Iwan" mempersilahkan Depokini untuk memotret motor ojegnya. 

Baginya keberadaan ojeg online tak terlalu di pusingkan, karena rejeki sudah ada yang mengatur dan tidak akan tertukar, 
"buat saya, ojeg online ga terlalu saya pusingkan, memang sih waktu awal awalnya sempat bingung juga karena penghasilan menurun, tapi seiring dengan berjalannya waktu, saya ga pusingkan lagi, prinsipnya rejeki sudah ada yang ngatur dan ga bakalan ketuker bang.." katanya pada Depokini.

Motor ojeg Bang Iwan,
 lengkap dengan 2 helm nya
Pria 40 tahun ini juga mengatakan bahwa dirinya tak hanya mangkal buat mengais rejeki demi keluarganya, ia juga kerap membantu menjaga kebersihan lingkungan sekitar JPO, bahkan ia kerap menggratiskan bagi lansia atau penyandang disabilitas yang kesulitan menyeberang via JPO. 
"kalau ada lansia atau penyandang disabilitas yang kesulitan menyeberang melalui JPO, saya tawarkan naik ojeg, gratis ga usyah bayar, " terangnya. 

Hidup ini tidak hanya mengejar dunia semata, kita juga harus peduli pada sesama agar hidup ini menjadi lebih bernilai ibadahnya, ungkap "Bang Iwan" 

Saat ditanya terkait penghasilan yang didapat, ia mengatakan tidak tentu, tapi berapapun penghasilan yang ia peroleh tetap di syukuri. 
"Alhamdulillah bang..rejeki selalu ada, soal jumlah ga tentu, tapi tetap harus di syukuri, kalau waktu jaman pak Nur Mahmudi jadi wali kota kan ada program one day no car, nah gede tuh penghasilan, banyak juga para pegawai Pemda Depok yang jadi langganan saya, via telp atau sms pesennya, " papar Bang Iwan pengemudi ojeg non Aplikasi ini.
(MasGatot) 
Read More »

Senin, 20 Agustus 2018

10108 botol Miras hasil operasi Gabungan, di Musnahkan

Mesin giling tengah menghancurkan botol-botol miras
Depok, (Depokini) - Bertempat di sisi kanan lapangan upacara Balaikota Depok, dilaksanakan pemusnahan 10.108 botol Minuman Keras (Miras) dari berbagai Merek hasil sitaan operasi Gabungan Satpol PP Kota Depok, Polres, Kodim 0508 /Depok, Garnisun dan eleman masyarakat. 

Sri Utomo Asisten Daerah (baju coklat)
bersama dengan Yayan Irianto,
Kasatpol PP Kota Depok
Pelaksanaan Pemusnahan tersebut di pimpin oleh Asisten Daerah Bidang Ekonomi, Sosial dan Hukum Pemerintah Kota Depok, Sri Utomo yang mewakili Wali Kota Depok, pada Senin, 20 Agustus 2018.

"hari ini, 20 agustus 2018, kita secara bersama sama telah melaksanakan pemusnahan 10.108 botol minuman keras hasil sitaan operasi gabungan Satpol PP Kota Depok, Polres, Kodim 0508 Depok, Garnisun Depok dan segenap elemen masyarakat" kata Sri Utomo kepada awak media di lokasi pemusnahan. 

Lalu, lanjut Sri Utomo, ini adalah hasil kerja bersama, kita akan terus melakukan operasi gabungan terkait miras, bahwa secara hukum pelanggaran peredaran gelap miras masuk dalam kategori Tindak Pidana Ringan (Tipiring) namun akibat yang ditimbulkannya adalah pelanggaran hukum berat, untuk itu dirinya berharap agar masyarakat bersama dengan Pemkot Depok dan aparat keamanan harus terus bersinergi memberantas peredaran gelap miras ini, imbuhnya. 

Saat ditanya terkait aturan hukum, yang melandasi operasi peredaran gelap miras, Asisten Daerah yang ramah ini mengatakan bahwa acuan hukumnya adalah perda No. 16 tahun 2012, tentang Pembinaan Dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Suasana saat Sri Utomo tengah
di wawancara awak media
Sementara di tempat yang sama, Kasatpol PP Kota Depok, Yayan Irianto, bahwa pihaknya dan juga aparat keamanan baik Polres, Kodim Depok dan segenap unsur di masyarakat akan terus lakukan berbagai langkah pemcegahan peredaran gelap Minuman Keras (Miras) di Kota Depok ini. 

Yayan juga menyatakan bahwa operasi gabungan dengan hasil sitaan sebanyak itu dilakukan dalam kurun waktu antara April hingga minggu pertama bulan Agustus 2018, sebelumnya kami juga memusnahkan ribuan botol miras pada saat jelang bulan Ramadhan lalu. 

Senada dengan Sri Utomo, Kasatpol PP Kota Depok ini juga kembali menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berperan dan  bersama-sama dengan pihak Pemkot Depok dan aparat keamanan memcegah dan memberantas peredaran gelap minuman keras yang sangat merusak moral, khususnya moral generasi muda, pungkas Yayan mengingatkan. 
Read More »

Minggu, 19 Agustus 2018

Pejabat Polri di lingkungan Divisi Humas gelar aneka Lomba meriahkan HUT RI ke 73

Pejabat Polri di Lingkungan Divisi Humas sedang bersiap lomba balap karung (Dok. Istw) 
Jakarta, (Depokini) - Ada suasana yang berbeda di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat 17 Agustus 2018. 

Sejumlah awak media dan anggota Kepolisian yang biasa bertugas di Divisi Humas Polri berkumpul merayakan Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia. Bahkan, di antaranya ada juga yang turut membawa keluarganya. 

Mereka semua membebaskan waktu untuk menikmati kebersamaan dalam merayakan kemerdekaan ini. Usai upacara kemerdekaan, panitia juga menyelenggarakan sejumlah lomba untuk mengobati rutinitas padat setiap harinya. 

"Ini kemeriahan menyambut kemerdekaan. Tetapi, kami ingat ini momentum evaluasi apa yang sudah kami capai," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.

Selain Setyo, pejabat teras Divisi Humas Polri di antaranya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen M Iqbal, Kepala Biro Multimedia Brigjen Rikwanto, Kombes Sulistyo Pudjo, Kombes Yusri Yunus dan Kabag Penum Kombes Syahardiantono.

Lomba yang dipertandingkan adalah balap karung, makan kerupuk, balap kelereng, joget balon, memasukkan pensil dalam botol dan ambil koin di pepaya.

Lomba yang menarik di antaranya adalah pertandingan balap karung dan lomba makan kerupuk. Sebab, lomba tersebut mempertandingkan para jenderal. Yaitu Setyo, Iqbal, Rikwanto dan dua perwira menengah Polri.

Saat lomba kerupuk, para petinggi Humas Polri ini tak segan dan tak malu-malu untuk melahap kerupuk di depan mata. Lomba makan kerupuk ini tak biasa. Sebab, para peserta harus memakan kerupuk dengan mengangkat satu kaki.

Sontak para pegawai Humas Polri dan para pewarta tertawa dengan melihat tingkah para jenderal memakan kerupuk.

Kemudian lomba dilanjutkan dengan balap karung. Perlombaan ini menggunakan skema estafet. Lima petinggi Polri itu mendapatkan tandem dari awak media. Awalnya, Setyo sempat memimpin perlombaan. Namun, tandeman Setyo yaitu wartawan Aktual.comFadlansyah Butho terjatuh sehingga perlombaan dimenangkan oleh tim Iqbal. 

Dengan adanya lomba ini, Setyo juga mengharapkan, hubungan antara media dan Humas Polri semakin erat. Dia juga menekankan, pihaknya berupaya untuk mewujudkan misi Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kinerja dan meraih prestasi. 

"Saya atas nama kesatuan mengucapkan terima kasih, ini kerupukku mana kerupukmu," kata dia sambil tertawa menutup acara.
(MasGatot)
Read More »

Pencinta Lingkungan Hidup bersama Warga gelar upacara HUT RI ke 73 di pinggir Kali Ciliwung

Pencinta Lingkungan Hidup dan warga gelar upacara HUT RI ke jakarta 73 di pinggir kali Ciliwung
Depok, (Depokini) - Pencinta Lingkungan Hidup bersama warga menggelar upacara kemerdekaan RI ke 73 dengan cara unik. Mereka melakukan upacara di aliran Kali Ciliwung Depok yang melintas di Perumahan Grand Depok City.

Taufik selaku penggiat lingkungan Hidup Kota Depok, mengatakan cara ini dilakukan untuk mengingatkan betapa pentingnya menjaga kelestarian alam. Karena Kali Ciliwung merupakan tempat konservasi alam di Kota Depok. 

"Ini adalah kelima kalinya kita melakukan kegiatan ini, kita majukan disini karena merupakan tempat konservasi tanaman bambu," katanya, pada awak media,  Jumat (17/8/2018).

Dia menuturkan, pada hari kemerdekaan ini menjadi sebuah momentum khususnya bagi para penggiat lingkungan untuk berjuang memerdekakan Sungai Ciliwung dari kerusakan.

 "Bagi kami, bukan hanya merebut kemerdekaan sekarang juga kita mencoba untuk memerdekakan Ciliwung," ucapnya.

Berbagai kalangan mulai dari siswa SMA, Mahasiswa, komunitas lingkungan dan tokoh masyarakat setempat datang untuk memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Petugas upacaranya itu dari  relawan, SMA pecinta alam ada beberapa sekolah juga ikut tadi. Kalau dari mahasiswanya dari UNJ," tandasnya.

Dia berharap ada tekad di dalam hati masyarakat Depok untuk perduli dengan lingkungan terutama kelestarian Sungai Ciliwung. "Kita harus berjuang, dengan menjaga sungai kita agar tetap lestari. Kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi," pungkasnya penuh harap. 
(MasGatot)
Read More »

Pembukaan Asian Games 2018, bikin bangga Indonesia, keren habis..

Kemegahan panggung dan tata cahaya saat upacara pembukaan Asian Games ke 18
Jakarta, (Depokini) - Pembukaan Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), pada Sabtu 18 Agustus 2018 sungguh spektakuler.

Para pengunjung di dalam GBK tak henti-hentinya dibuat terpukau dengan berbagai aksi yang disuguhkan.

Sebut saja tata cahaya, panggung, hingga penampilan ribuan penari yang menampilan tarian dari Bumi Serambi Mekah, Bunga Jeumpa.
 
Ribuan penari
Diawali dengan penampakan panggung yang menampakkan keindahan alam Indonesia, dengan pegunungan, pepohonan hijau, air terjun, dan semburat cahaya biru yang menunjukkan Nusantara sebagai negeri maritim.

Kemegahan acara Pembukaan Asian Games bertambah semarak dengan parade 45 Negara peserta Asian Games, belum lagi 
atraksi Jokowi Naik Motor Saat Masuk ke GBK bak aktor laga Hollywood, kemunculan Presiden Jokowi membuat seluruh penonton dan para tamu di GBK dibuat takjub.

Diawali dengan video yang menampilkan perjalanan Presiden Jokowi dari Istana Bogor hingga ke Senayan, Jokowi muncul naik moge alias motor gede di tengah teriakan heboh para pengunjung.

Aksi Jokowi memasuki stadion GBK
 dengan mengendarai Motor Gede
Belum reda kehebohan yang ditimbulkan Jokowi, kembali penonton dan tamu undangan VVIP di buat berdecak kagum dengan kemunculan ribuan penari di tengah lapangan, mereka menarikan tarian khas Aceh, Tari Saman diiringi lagu Bunga Jeumpa.

Gerak rancak dan serempak para penari memukau para pengunjung, dan tamu undangan, juga mereka yang menyaksikan detik-
detik Pembukaan Asian Games 2018 dirumah melalui siaran langsung TV. 

Sebelumnya, ribuan penari yang kebanyakan adalah pelajar SMP dan SMA ditambah dengan penari dari berbagai sanggar tari siap tampil mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa.

Para penari berada di bawah arahan koreografer senior, Denny Malik dan Eko Supriyanto serta dibantu 50 orang asisten. Para penari berlatih intensif selama lima bulan.
(MasGatot)
Read More »